Peristiwa

Wakil Bupati Pamekasan Pantau Pelaksanaan Bedah Rumah

Wakil Bupati Pamekasan Pantau Pelaksanaan Bedah Rumah Wakil Bupati Pamekasan Raja’e saat pantau pelaksanaan pengecatan dan bedah rumah di Kampung Astah, Kelurahan Bugih Kabupaten Pamekasan.(FOTO: Akhmad syafii/TIMES Indonesia)
Senin, 25 Maret 2019 - 19:14

TIMESINDONESIA, PAMEKASANWakil Bupati Pamekasan Raja’e pantau pelaksanaan pengecatan dan bedah rumah di Kampung Astah, Kelurahan Bugih Kabupaten Pamekasan, Senin (25/3/2019).

Kegiatan bedah rumah merupakan program Wirakarya Kampung Kelir yang bekerjasama dari Kwarda Pramuka Jawa Timur dan Kwarcab Pramuka Pamekasan. Selain bedah rumah juga akan dilakukan kegiatan pengecatan warna-warni sebanyak 100 rumah.

Sementara pembedahan 2 rumah yaitu milik bapak Abd Salam dan ibu Juhairiyah di Kampung Asta Kelurahan Bugih, Pamekasan.

Wabup Raja’e, menjelaskan rumah yang dibedah bagi warga yang benar-benar tidak mampu. Serta juga pengecatan rumah warna-warni hanya sebagian rumah. "Meski tidak semuanya, semoga berikutnya bisa kebagian program pengecatan ini,” ungkap orang nomor dua di Kabupaten Pamekasan.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan program tersebut bertujuan untuk memberikan tempat yang layak ditempati.  Serta kedua keluarga tersebut paling miskin di Kampung Asta.

“Atas pertimbangan itulah Kwarcab Pramuka Pamekasan berkewajiban untuk mengalokasikan anggaran untuk bedah rumah dan semoga tahun-tahun berikutnya bisa dilakukan kegiatan serupa,” sambungnya.

Lebih lanjut Wabup juga mengaku bersyukur bisa secara langsung mengunjungi kampung tersebut karena bisa tahu secara langsung kondisi rumah warga yang tinggal di perkotaan.

“Ternyata inilah realitas kehidupan di lingkungan warga Pamekasan yang tinggal di perkotaan. Ketika kita lihat dari luar kita pikir Pamekasan sudah maju tetapi itulah realita dan ini menjadi tanggung jawab yang harus dituntaskan oleh pemerintahan hari ini,” tandasnya.

Sementara Abd Salam selaku ketua Kwarcab Pamekasan mengatakan untuk program pengecatan Kampung Kelir merupakan target dari program sebagai bentuk kontribusi secara khusus Kwarcab Pamekasan untuk beberapa hal yang bersifat produktif, termasuk pengecatan beberapa rumah.

“Ini tidak hanya sekedar untuk keindahan tapi juga bagaimana memberikan dan menciptakan lingkungan yang bersih untuk masyarakat yang berada di perkotaan,” harap Wabup.

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa dana bedah rumah berasal dari berbagai donatur yang peduli dengan warga kurang mampu. Serta sudah 47 rumah yang sudah dikerjakan. “Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih semoga Allah membalas amal baik mereka yang sudah membantu memperbaiki rumah,” tutup Wakil Bupati Pamekasan. (*)

Jurnalis : Akhmad Syafii (MG-78)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Madura

Komentar

Loading...
Registration