Peristiwa

Will Connolly ‘Egg Boy’ Berharap Rasisme Berakhir

Will Connolly ‘Egg Boy’ Berharap Rasisme Berakhir Unggahan Will Connolly di akun instagram miliknya mendapat like dan komentar pujian dari ribuan followersnya, Senin (25/3/2019) (Foto : Istimewa)
Senin, 25 Maret 2019 - 16:10

TIMESINDONESIA, SURABAYAWill Connolly akhirnya membuka suara di akun instagram miliknya. Pria muda yang dikenal dengan keberanian memecahkan telur di atas kepala Senator Fraser Anning itu mengucapkan terimakasih atas support dunia atas tindakan yang telah ia lakukan. 

Egg Boy merasa bangga berdiri di atas kebenaran yang ia percaya dan ia mengajak setiap orang melakukan hal yang sama untuk kebenaran. Ia juga mengatakan tidak memaafkan berbagai bentuk kekerasan, maupun dengan sengaja melempar telur di atas kepala seseorang. 

“Siapapun akan merasa benar dengan opini mereka, tapi setelah saya mendengar perkataan Senator Anning, dalam beberapa jam, saya mulai menyadari suatu hal yang harus saya perbuat jika tak ada seorang pun melakukan itu, saya yang melakukan,” ucapnya melalui postingannya hari ini, Senin (25/3/2019).

Connolly menambahkan bahwa ia sangat rendah hati untuk dapat memberikan lebih banyak cahaya dalam menanggapi penembakan di Christcurh. “Hati saya terketuk untuk semua penderitaan,” unggah Egg Boy. 

Connolly bercerita, ia mempunyai seorang teman wanita dari Christcurch yang mengatakan bahwa penembakan pada Jumat (15/3/2019) lalu, merupakan periode kegelapan dalam hidupnya. “Ini adalah pertama kali dia tersenyum setelah kejadian penembakan dan itu sangat berarti untuk saya,” ungkapnya.

Connolly memang fokus terhadap penderitaan dan masalah yang dihadapi orang, dan ia merasa sangat senang telah menyatukan mereka dengan cara yang sama.

“Saya akan terus mencoba dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan saya berharap akhir rasisme ada di cakrawala. Spread the love, Will Connoly,” pungkasnya di akun instagramnya. Postingannya ini mendapat puluhan ribu like dan ribuan komentar positif dari para followersnya.(*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Loading...
Registration