Jum'at, 20 September 2019
Peristiwa - Daerah

Warga Antusias Berselfie Bersama Replika Pak Harto-Bu Tien

Warga Antusias Berselfie Bersama Replika Pak Harto-Bu Tien pengunjung berfoto bersama Titiek Soeharto di depan poster besar Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.
Minggu, 24 Maret 2019 - 19:22

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada yang tak biasa di areal car free day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin Jakarta, Minggu 24 Maret 2019. Sebuah poster besar Pak Harto-Ibu Tien bersepeda. Orang-orang berebut berfoto di depan gambar itu.

Apalagi, putri kedua almarhum Pak Harto, Titiek Soeharto juga turut hadir. "Alhamdulillah, banyak sekali warga yang melakukan kegiatan di CFD berfoto bersama Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda," kata Titiek Soeharto, saat diminta seorang pengunjung berfoto bersama di depan poster besar Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

Replika-Pak-Harto2.jpg

Bagi masyarakat yang ingin berfoto, tersedia dua pilihan; berfoto sambil bersepeda dengan gambar Pak Harto dan Ibu Tien, atau berpose dengan latar belakang Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

"Masyarakat mendatangi booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien," ujar Titiek, kader utama Partai Berkarya dan calon legislatif DPR RI dari Yogyakarta nomor urut 1.

Pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD adalah rangkaian acara Maret Bulan Pak Harto. Jargon yang diusung; Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat.

Jargon itu sempat populer sejak Pak Harto, presiden kedua Republik Indonesia, mencanangkannya saat Hari Olahraga Nasional (Haornas). Masyarakat Indonesia yang kini berusia 45 tahun ke atas tidak akan pernah melupakan jargon itu.

Menariknya, pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD tidak terganggu peresmian Mass Rapid Transit (MRT) yang berlokasi tak jauh dari tempat itu. Seorang warga Kebon Sirih, misalnya, lebih memilih foto bersama Mbak Titiek dibanding menyaksikan peresmian MRT.

Menurut Titiek, antusiasme pengunjung CFD berfoto di depan gambar besar Pak Harto-Ibu Tien memperlihatkan ada kerinduan akan kepemimpinan Presiden Soeharto. Seorang warga mengatakan yang tak bisa dilupakan pada diri Pak Harto adalah senyumnya. Lainnya, di era Presiden Soeharto sembako terjangkau semua lapisan masyarakat, alias murah. (*)

Jurnalis : I Kadek Wahyu Adi Arimbawa
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration