Jum'at, 15 November 2019
Pendidikan

Siswa SD Al-Irsyad Bondowoso Didorong Gemar dan Cinta Bercocok Tanam

Siswa SD Al-Irsyad Bondowoso Didorong Gemar dan Cinta Bercocok Tanam Para siswa SD Al-Irsyad Kabupaten Bondowoso Jawa Timur saat belajar bercocok tanam (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Minggu, 17 Maret 2019 - 17:33

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Sekitar 30 siswa SD Al-Irsyad Bondowoso, diajak untuk gemar bercocok tanam, di lahan Gelar Tekonologi (Geltek) yang digarap oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Gunung Anyar. Hal itu, untuk membisakan para siswanya gemar dan mencintai cocok tanam sejak kecil.

Tampak pelajar-pelajar tersebut sangat antusias. Para pelajar kelas 6 SD itu turun langsung menapaki lahan sawah yang hendak ditanami padi.

Dengan suka rela dan riang gembira mereka turut menanam padi, tentunya dengan bimbingan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang ada di lokasi.

SD-Al-Irsyad-Bondowoso.jpg

Selain itu, mereka juga diajari menanam dalam bentuk polyback, dan diperkenalkan tentang holtikultura yang ditanam di sekitar lahan.

Dalam kesempatan itu, para pelajar diberi pengetahuan tentang tanaman Bunga Refugia jenis Marigold, yang disebut-sebut bisa mencegah hama.

Yusuf, salah seorang wali Kelas VI SD Al-Irsyad, mengatakan, bahwa sengaja membawa murid-muridnya itu belajar tentang pertanian di lahan Geltek.

Tujuannya, memberikan pemahaman soal bercocok tanam sejak usia dini sehingga kelak mereka bisa ikut menekuni dan memahami usaha tersebut. “Ini untuk pembiasaan, jadi mereka tau. Begini menanam padi, begini susahnya pak tani menanam,” katanya, Sabtu (16/3/2019).  

SD-Al-Irsyad-Bondowoso2.jpg

Di sisi lain, Koordinator BPP Gunung Anyar yang membawahi Kecamatan Tapen, Wonosari, dan Taman Krocok, Nurhadi, mengapresiasi dengan kedatangan para pelajar SD.

Tentu ini, kata dia, menjadi salah satu upaya untuk juga memperkenalkan pertanian sejak usia dini. Telebih lagi, keberadaan Geltek 2019 ini memang untuk menonjolkan tiga unsur. Yakni, unsur wisata, edukasi dan teknologi.

“Di bidang pertanian kita lebih memberikan wacana secara dini. Di situ sangat melekat sekali daya rekam mereka untuk memahami wacana pertanian,” paparnya.

Ia mengaku, bahwa ini bukan kali pertama pelajar datang ke Geltek untuk belajar pertanian. Namun sebelumnya juga ada banyak anak-anak dari sekolah lainnya yang juga berkunjung dan belajar.

Sementara kegiatan belajar bercocok tanam oleh siswa SD Al-Irsyad Bondowoso Jawa Timur, akan dilakukan secara berkelanjutan. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration