Peristiwa - Internasional

Layani WNI, KBRI Wellington Buka Posko 24 Jam

Layani WNI, KBRI Wellington Buka Posko 24 Jam Warga Christchurch meletakkan karangan bunga di depan masjid di Linwood Avenue (Foto: AFP)
Minggu, 17 Maret 2019 - 10:30

TIMESINDONESIA, JAKARTAKBRI Wellington telah membentuk Posko sementara pasca peristiwa penembakan teroris di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Posko buka selama 24 jam sejak Jumat, 15 Maret 2019.

"Posko bertugas untuk memantau perkembangan situasi dan membantu WNI yang membutuhkan bantuan sehubungan dengan peristiwa penembakan di Christchurch," kata Dubes Tantowi Yahya dalam keterangan pers yang diterima TIMES Indonesia, Minggu (17/3/2019).

KBRI Wellington juga membuka hotline dan menunjuk contact persons untuk dapat dihubungi selama 24 jam, yaitu:

Sdr. Rendy Ramanda (+6421 1950 980) dan Sdr. Luth Anugranya (+6422 3812 065)

Untuk menghindari berita hoaks KBRI Wellington secara berkala memberikan update apabila ada perkembangan terbaru.

KBRI Wellington memastikan menerima kabar pukul 22.10, kemarin, seorang WNI bernama Lilik Abdul Hamid (Pak Lilik) yang dilaporkan hilang telah dikonfirmasi menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa penembakan di Christchurch.

Total jamaah yang meninggal dalam peristiwa Jumat Berdarah itu 50 orang.

"Menteri Luar Negeri RI malam ini telah menyampaikan belasungkawa langsung kepada Ibu Nina Lilik Abdul Hamid melalui sambungan telepon," kata Tantowi Yahya Dubes Indonesia untuk Selandia Baru. (*)

Jurnalis : Yayat R Cipasang
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration