Jum'at, 22 Maret 2019
Peristiwa - Daerah

Bawaslu Bondowoso Temukan 4 Warga Negara Asing, Begini Statusnya

Bawaslu Bondowoso Temukan 4 Warga Negara Asing, Begini Statusnya Komisioner Bawaslu Kabupaten Bondowoso Ahmad Bashori saat ditemui di ruang kerjanya (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Sabtu, 16 Maret 2019 - 16:10

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Berita soal warga negara asing (WNA) jadi isu seksi jelang Pilpres 2019. Menyikapi hal itu, Bawaslu Bondowoso, juga melakukan penelusuran terhadap WNA yang adi di kabupaten setempat. Ternyata memang ditemukan, ada empat WNA di Bondowoso yang masuk data pemilih.

Dari hasil turun ke bawah tersebut, Bawaslu Bondowoso menemukan 4 WNA. Dengan rincian 1 orang punya Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap), beralamat Jalan Teuku Umar no 22. Dua orang mengantongi Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas), masing-masing tinggal di Perum Suko Wiryo dan Ruko Regensi. Sementara satu orang lagi meninggal dunia.

Komisiner Bawaslu Kabupaten Bondowoso, Ahmad Bashori mengatakan, bahwa semua WNA tersebut, tidak masuk DP4 dan DPT.

“Ini hasil investigasi kami di lapangan, sesuai dengan data yang ada, turun ke lokasi. Yang pertama, memastikan identitas. Apakah punya KTP, Kitap atau punya Kitas,” katanya saat dikonfirmasi TIMES Indonesia.

Selain itu, lanjut dia, dalam rangka juga untuk memastikan, bahwa apakah WNA tersebut punya e-KTP. Terus, jelas dia, bagaiamana statusnya mereka, apakah itu WNA atau masuk dimana, memastikan seperti itu.

“Dan kita memang memastikan betul, lokasinya. Karena WNA ini menjadi isu yang sangat seksi,” jelasnya, Sabtu (16/3/2019).

Terkait lembuatan e-KTP, ia memaparkan bahwa hanya pemegang Kitap yang bisa membuat e-KTP, sementara pemegang Kitas tidak boleh, karena hanya sementara. Masih menurutnya, dari kesemua WNA yang ditemukan Bawaslu Bondowoso, tidak satupun yang punya e-KTP. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Loading...
Registration