Pendidikan

Ikut Simulasi Bencana, Anak PAUD Diajari Penyelamatan Diri 

Ikut Simulasi Bencana, Anak PAUD Diajari Penyelamatan Diri  Anggota Tagana Dinsos P3A Ponorogo mengajari anak-anak PAUD cara membungkus nasi untuk korban bencana. (FOTO: Evita Mukharohmah/TIMES Indonesia)
Sabtu, 16 Maret 2019 - 13:04

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Anak-anak perlu diberikan pengetahuan tentang siaga bencana sejak dini. Hal itu untuk mengurangi resiko korban bencana khususnya anak-anak dan perempuan. Dinas Sosial (Dinsos) P3A Kabupaten Ponorogo melalui taruna siaga bencana (tagana) menggelar simulasi siaga bencana untuk anak usia dini. Kegiatan simulasi diikuti siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Saat simulasi bencana anak-anak dikenalkan cara  penyelamatan diri serta pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Melalui simulasi tersebut anak-anak mengetahui cara menyelamatkan diri sendiri atau membantu orang lain saat terjadi bencana. 

"Anak usia dini sangat rentan menjadi korban saat  bencana. Karena itu simulasi ini cukup penting. Anak-anak juga diberi edukasi  cara mencegah lingkungan untuk mencegah bencana," jelas Suyadi, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinsos P3A Kabupaten Ponorogo, Sabtu (16/3/2019).

Selama mengikuti simulasi, anak-anak terlihat antusias. Terutama saat diajarkan cara penyelamatan  dari bangunan tinggi menggunakan tali. Anak-anak juga diajari cara membungkus nasi untuk membantu korban bencana. 

"Anak didik kami jadi tambah ilmu. Tahu cara berlindung dan menyelamatkan diri saat terjadi bencana. Juga cara menangani lingkungan," kata Kepala TK Muslimat 001 Hanif Masata, saat mendampingi siswa PAUD mengikuti kegiatan simulasi bencana yang digelar Tagana Dinsos P3A Kabupaten Ponorogo. (*)

Jurnalis : Evita Mukharomah (MG-74)
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Ponorogo

Komentar

Loading...
Registration