Peristiwa - Internasional

PB HMI Kecam Penembakan di Masjid Selandia Baru

PB HMI Kecam Penembakan di Masjid Selandia Baru Masjid Christchurch di Selandia Baru. (FOTO: stufzz)
Sabtu, 16 Maret 2019 - 11:44

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengecam keras tindakan penembakan brutal yang terjadi di Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019). Tindakan tersebut dinilai tak berkeprimanusiaan serta tak boleh didiamkan.

"Dunia berduka atas dibunuhnya jamaah Masjid di Selandia Baru saat sedang menjalankan ibadah shalat Jumat. Secara kasat mata terorisme kembali menunjukan dirinya. Ini adalah tindakan terorisme. Ini tidak boleh didiamkan," ujar Ketua Umum PB HMI-MPO Juhad Aji Firmantoro di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Dinilai sebagai tindakan terorismes, Juhad pun mengajak seluruh masyarakat internasional agar dapat bahu membahu memberantasan tindakan keji tersebut.

Bahkan, Juhad yang pernah menjabat Ketua Cabang HMI Yogyakarta 2012-2013 ini meminta pemerintah Selandia Baru menunjukkan komitmennya dalam memberantas terorisme dan menangkap pelaku penembakan sadis itu.

"HMI meminta supaya pemerintah selandia baru dapat menunjukan komitmennya terhadap pemberantasan terorisme dengan menindak tegas pelaku," ungkapnya.

Seperti diketahui, terdapat 6 WNI yang diketahui berada di Masjid Al-Noor pada saat kejadian penembakan, Jumat (15/3/2019). Lima orang diketahui telah melaporkan ke KBRI Wellington dalam keadaan sehat dan selamat. Sementara satu orang atas nama Muhammad Abdul Hamid masih belum diketahui keberadaannya.

Sementara dari Masjid Linwood, KBRI Wellington menerima informasi bahwa terdapat dua WNI (yakni seorang ayah dan anak) yang tertembak. Kondisi sang ayah atas nama Zulfirmansyah masih kritis dan dirawat di ICU RS Christchurch Public Hospital. Sementara anaknya dalam keadaan yang lebih stabil.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Selandia Baru telah mengeluarkan informasi terdapat 49 korban meninggal dunia akibat penembakan brutal itu. Diantaranya 41 orang meninggal di Masjid Al-Noor, 7 orang meninggal di Masjid Linwood, dan satu orang meninggal di RS Christchurch Public Hospital. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration