Jum'at, 22 Maret 2019
Ketahanan Informasi

Kepuasan Peserta Pelatihan Olahan Daging di BBPP Batu

Kepuasan Peserta Pelatihan Olahan Daging di BBPP Batu Penutupan Pelatihan Pengolahan Daging Sapi bagi Masyarakat Wilayah Perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Kamis (14 /3/2019). (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
Sabtu, 16 Maret 2019 - 08:15

TIMESINDONESIA, BATU – Pelatihan Pengolahan Produk Daging Sapi untuk Masyakat Perbatasan Indonesia dan Timor Leste (Napan dan Oesilo) yang digelar di BBPP Batu (Balai Besar Pelatihan Peternakan) selama 6 hari, ditutup Kamis (14/3/2019) malam.

Closing Ceremony yang dilaksanakan di Brizantha Convention Hall BBPP ini dihadiri perwakilan dari Pusat Pelatihan Pertanian, UNDP, Kedutaan Norwegia, ZEESM TL, dan Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si.

Kepala Bagian Umum BBPP Batu, M. Abdul Aziz saat memberikan laporan penyelenggaraan mengatakan para peserta mendapatkan teori selama 6 jam pelajaran, praktek membuat bakso, sosis, dan abon selama 24 jam pelajaran dan praktek kunjungan lapangan di CV. Pangan Berkah Kab. Jombang.

"Kami berharap semoga hasil dari pelatihan ini bermanfaat bagi bapak/ibu dan ilmu yang diperoleh bisa dikembangkan dan ditularkan ke daerah asal masing-masing," ujar Aziz.

Ia mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan selama pelatihan ini, terlebih kepada panitia pelaksana dan widyaiswara yang telah memberikan pelayanan optimal kepada peserta pelatihan.

"Sesuai hasil evaluasi, para peserta mengaku sangat puas terhadap pelatihan ini dan juga hasil dari kemajuan berlatih  diperoleh nilai 125.01 dengan kategori sangat baik," terang Aziz.

Dalam sambutan sekaligus menutup acara pelatihan ini, Kepala BBPP Batu, Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si menyampaikan terima kasih terutama kepada pihak Kemenlu, UNDP, Kedutaan Norwegia, ZEESM TL, Indonesia South-South and Triangular Cooperation yang mempercayakan BBPP Batu menjadi tempat pelatihan pengolahan daging sapi untuk Masyarakat Perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

“Kerjasama ini harus terus dilakukan, agar BBPP Batu bisa terus mengembangkan pengolahan hasil peternakan sehingga keberadaan Balai dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutup Wasis. (*)

Jurnalis : M. Abdul Aziz
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Loading...
Registration