Jum'at, 20 September 2019
Peristiwa - Nasional

PGI Kecam Penembakan Massal di Selandia Baru

PGI Kecam Penembakan Massal di Selandia Baru Polisi Selandia Baru Siaga Usai Periatiwa Penembakan Brutal Dua Masjid (FOTO; Reuters)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 22:15

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Soal peristiwa penembakan massal yang terjadi Masjid Christchruch dan Masjid Lindwood, Selandia Baru menuai banyak sorotan publik, tak terkecuali bagi Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Dalam hal ini, PGI mengecam keras atas aksi brutal tersebut yang dinilai sangat bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM).

"Peristiwa brutal seperli ini sangat mengusik rasa kemanusiaan kita dan sangat bertentangan dengan prinsip Hak Asasi Manusia yang selama ini kita junjung," ungkap Humas PGI, Irma Riana Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Selain itu, PGI menyampaikan lima hal yang menjadi terhadap peristiwa brutal tersebut. Berikut beberapa hal tersebut :

1. PGI menyampaikan rasa keprihatinan dan ungkapan duka yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Kiranya Tuhan menguatkan seluruh keluarga dalam menghadapi peristiwa menyedihkan ini.

2. PGI mengecam keras segala tindak kekerasan, apalagi penghilangan nyawa, yang sangat berharga di mata Tuhan. Olehnya, PGI menolak segala bentuk peradaban yang mengedepankan kebencian atas dasar apapun, baik agama, suku, asal-usul dan sebagainya.

3. Bumi ini, di bagian negara manapun, adalah anugerah Tuhan yang seharusnya bisa didiami bersama untuk menata kehidupan yang lebih baik. Dan untuk itu dibutuhkan kehadiran negara untuk menjamin keamanan dan keberlangsungan hidup semua penduduk, pribumi maupun pendatang. Dalam kaitan ini, PGI berharap pemerintah Selandia Baru dapat segera memulihkan keadaan dan mengusut tuntas kasus ini.

4. PGI berharap agar masyarakat Indonesia, di mana pun berada, tetap tenang menyikapi peristiwa tersebut, dan tidak terpancing dengan video dan foto yang menciptakan teror. Sekaligus menghimbau untuk tidak menyebarkannya dengan sengaja, karena hal ini yang diinginkan oleh teroris tersebut dengan mendokumentasikannya agar masyarakat luas menontonnya dan menjadi khawatir.

5. PGI meminta agar Pemerintah Indonesia, dalam kapasitas dan jalur yang tersedia, melakukan langkah-langkah bilateral yang diperlukan, sebagaimana amanat UUD 1945, yakni untuk ikut serta dalam menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia.

Sebagai informasi, peristiwa penembakan massal jemaah dua masjid yang berada di Selandia Baru setidaknya telah memakan 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dan puluhan warga asing lainnya. Oleh sebab itu, mesti berbeda keyakinan PGI mengecam keras tindakan brutal tersebut dengan mengutamakan prinsip HAM. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration