Politik

AHY Jelaskan Strategi Double Track Partai Demokrat dan Pertemuannya dengan Prabowo

AHY Jelaskan Strategi Double Track Partai Demokrat dan Pertemuannya dengan Prabowo AHY saat menghadiri Simakrama AHY, di Pendopo Inna Heritage Hotel Denpasar, Bali, Jumat (15/3/2019) sore. (Foto: Khadafi/TIMES Indonesia)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 21:11

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan soal double track dan pertemuannya dengan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, di kediaman pribadinya Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019) malam lalu.

"Tentu itu, adalah bagian dalam koalisi, iya kami menjelaskan saling berbagi cerita tentang kerja politik di lapangan dan mudah-mudahan Partai Demokrat dapat terus menyapa masyarakat di berbagai wilayah di tanah air," ujarnya saat menghadiri Simakrama AHY, di Pendopo Inna Heritage Hotel Denpasar, Bali, Jumat (15/3/2019) sore.

AHY juga menjelaskan, tentang strategi double track atau rel ganda yang kini telah dijalankannya untuk kepentingan Partai Demokrat dan suksesnya Pilpres di 17 April 2019 mendatang.  

"Double track adalah strategi bagi Partai Demokrat. Di track pertama, kita menyakinkan pemilihan Legislatif Partai Demokrat berjalan dengan sukses. Kami punya target yang ingin kami capai (dalam) ikhtiar dan perjuangan kami. Paling tidak, mendapatkan atau mempertahankan suara yang seperti raihan 2014 yang lalu, diatas 10 persen. Tapi juga berusaha dan mudah-mudahan ada kenaikan," imbuhnya.

Sedangkan, untuk double track yang kedua menurut AHY, menyukseskan Pilpres di 17 April tahun 2019 mendatang hingga berjalan dengan lancar. "Track kedua, tentu kami ingin menyukseskan Pilpres tahun 2019 ini. Mudah-mudahan bisa berjalan secara paralel dan saling  menyukseskan satu sama lain. Saya juga tentunya berkoordinasi dan melakukan sinkronisasi bersama dengan koalisi," ujar Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat ini.(*)

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bali

Komentar

Loading...
Registration