Senin, 16 September 2019
Ekonomi

JNE Ngajak Online 2019: Tingkatkan Potensi UKM Probolinggo dengan Digital Marketing

JNE Ngajak Online 2019: Tingkatkan Potensi UKM Probolinggo dengan Digital Marketing Kegiatan JNE Ngajak Online 2019 yang digelar pada Kamis (14/3/2019) di Bromo View Hotel Probolinggo, Jawa Timur. (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 18:34

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Probolinggo sebuah Kota di tenggara Surabaya ternyata memiliki segudang potensi. Hal ini terlihat dalam kegiatan JNE Ngajak Online 2019 yang digelar pada Kamis (14/3/2019) di Bromo View Hotel Probolinggo, Jawa Timur. 

Sebanyak 120 peserta UKM baik dari Kota dan Kabupaten di Probolinggo mengikuti workshop gratis yang diselenggarakan JNE ini. Hampir seluruh UKM yang hadir membawa produk unggulannya yang sangat bervariasi. 

JNE-Ngajak-Online-2019-b.jpg

Beberapa di antarannya didominasi dengan produk olahan hasil laut seperti abon ikan, sambal tongkol, krupuk ikan dll. Terlihat juga produk makanan dan minuman yang unik seperti abon kluwih dan minuman yang terbuat dari belimbing wuluh.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata JNE ingin turut serta  memajukan  UKM di Indonesia yang sebagian besar juga pelanggan JNE. Perlu diketahui bahwa sejak 2010 berkembangnya JNE memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bisnis JNE. Maka dari itu Sebagai perusahaan logistik yang telah dipercaya menjadi mitra distribusi para UKM di seluruh penjuru negri JNE merasa perlu ambil bagian dalam era industri 4.0. 

Selain terus melakukan digitalisasi pada proses bisnisnya, JNE juga ikut berperan serta dalam memberikan edukasi pada masyarakat umum maupun UKM mengenai  strategi penjualan di era digital.

Tahun ini, JNE kembali menggelar program untuk meningkatkan potensi UKM, yaitu workshop “JNE Ngajak Online 2019” bertema “Mengemas Produk & Strategi Digital’. Workshop 16 kota ini digelar bagi pengusaha dan UKM di daerah secara gratis. 

Tujuannya adalah produk berkualitas yang dihasilkan UKM dapat dipasarkan secara luas melalui langkah-langkah strategis. Salah satunya dengan memperhatikan packaging produk dan tampilan produk sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

JNE-Ngajak-Online-2019-c.jpg

Di depan 120 entrepreneur, Natalie memaparkan berbagai hal mengenai pentingnya packaging serta pengambilan foto produk dalam menunjang promosi penjualan. Natalie mengungkapkan bahwa di berbagai daerah di Indonesia, seperti halnya Probolinggo, telah memiliki produk yang kompetitif dan berkualitas, namun masih banyak produsen atau pebisnis yang belum dapat memanfaatkan strategi berjualan online secara maksimal. 

JNE Ngajak Online Probolinggo dihadiri oleh  perwakilan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kota  Probolinggo. Dalam sambutannya Irma Puspitasari, S.Sos, MM selaku Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro mengapresiasi kegiatan yang digagas JNE sekaligus dukungan bagi para peserta untuk mengikuti workshop. 

Ia mengatakan bahwa di era digital marketing UKM juga harus mengikuti perkembangan teknologi informasi. Digital marketing merupakan kesempatan bagi UKM untuk dikenal daerah di Indonesia atau bahkan meraih pasar luar negeri.

Dalam sharing session hadir Rumanto pelaku UKM sekaligus pelanggan JNE yang merupakan produsen jilbab dengan merek dagang Nurani Jilbab. Rumanto menjadi pelanggan setia JNE sejak tahun 2009. Selama 10 tahun Rumanto merasakan bahwa bisnisnya maju bersama JNE Probolinggo. 

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Komentar

Registration