Pendidikan

Kemenristekdikti Ajukan Anggaran untuk Pengembangan SDM Senilai Rp 8,8 triliun

Kemenristekdikti Ajukan Anggaran untuk Pengembangan SDM Senilai Rp 8,8 triliun Menristekdikti RI, Mohamad Nasir. (FOTO: dok. TIMES Indonesia)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 17:48

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti RI), Mohamad Nasir mengatakan, saat ini anggaran Kemenristekdikti untuk program beasiswa mencapai Rp 4,7 triliun. Untuk pengembangan sumber daya manusia kedepan yang didorong oleh Presiden Joko Widodo, Kemenristekdikti sudah mengajukan anggaran sekitar diangka Rp 8,8 triliun.

Menurut Mohamad Nasir, kalau nanti kaitan dengan masalah KIP kuliah, hal ini adalah yang cukup tinggi.

"Kalau cara menghitungnya KIP kuliah adalah seperti Bidikmisi yaitu bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa, tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu," katanya.

Hal itu kata dia, memerlukan anggaran dana sebesar Rp 16 triliun hingga 16,5 triliun. "Berarti ada tambahan sebesar Rp 12 triliun. Tapi, ini kan lima tahun kedepan," kata Menristekdikti Mohamad Nasir, pada acara Coffee Morning dan Diskusi Media dengan topik Beasiswa Bidikmisi, Program Keberpihakan bagi Mahasiswa Difabel dan Beasiswa Mahasiswa Atlet Berprestasi di Kemenristekdikti Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Lebihlanjut Mohamad Nasir mengatakan Kementerian ristekdikti untuk tahun ini skema yang akan coba dilakukan yaitu pembebasan SPP terlebih dulu dilanjutkan pembebasan biaya buku. Tentunya ini semua akan disampaikan kepada menteri keuangan yang mengatur anggaran semuanya.

"Kalau Presiden Joko Widodo nanti mendorong ini, berarti tuntaslah untuk anak Indonesia yang miskin bisa masuk perguruan tinggi 20 persen tercover oleh pemerintah," tutur Mohamad Nasir. (*)

Jurnalis : Ivan Iskandaria (MG-69)
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration