Senin, 25 Maret 2019
Peristiwa - Daerah

Pemprov DKI Catat Keuntungan Aset Rp 32,38 Triliun dalam Laporan ke BPK

Pemprov DKI Catat Keuntungan Aset Rp 32,38 Triliun dalam Laporan ke BPK Gubernur DKI Jakarta Saat Memberikan Laporan Keuangan Di BPK Perwakilan DKI Jakarta (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 16:35

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan sampaikan hasil laporan keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tahun 2018 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan DKI Jakarta. Dalam laporannya Pemprov DKI Jakarta mencatat kenaikan aset Pemprov DKI yang naik sebesar Rp 32,38 triliun. 

"Alhamdulillah kami Pemprov DKI baru saja menyerahkan laporan keuangan tahun 2018 kepada BPK perwakilan DKI Jakarta. Di dalam laporan keuangan itu kita sampaikan bahwa cangkupannya adalah anggaran kita tahun 2018 sebesar 82,26 triliun, dan juga laporan aset sebesar Rp 497,43 triliun atau naik sebesar 32,83 triliun dibanding tahun 2017," ucap Gubernur Anies di Gedung BPK Perwakilan DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).

Lebih lanjut, Gubernur Anies mengaku bahwa pihaknya bekerja keras dalam menyelasaikan laporan keuangan tersebut agar dapat mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (wtp) dari BPK perwakilan DKI Jakarta. 

Selain itu, BPK perwakilan DKI Jakarta tetap memberikan beberapa catatan terhadap laporan tersebut. Semisal dalam permasalahan aset Pemprov DKI Jakarta. 

"Kita berikhtiar keras untuk bisa mempertahankan status opini WTP tersebut. Tim di DKI bekerja out siang malam untuk bisa menyelesaikan dengan baik khususnya pada aspek aset ini merupakan PR yang sudah menahun dan banyak pesan-pesan aset yang persoalannya sudah bertahun-tahun belum tuntas", katanya.

Sebagai informasi, BPK perwakilan DKI Jakarta memberikan batas akhir laporan keuangan DKI Jakarta pada akhir Maret 2019. Namun, Pemprov DKI Jakarta telah melaporkan keuangannya pada Jumat (15/3/2019). (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration