Pendidikan

Bertemu Pelajar Jepang, Siswa MIM Pena Purbalingga Antusias Diskusi

Bertemu Pelajar Jepang, Siswa MIM Pena Purbalingga Antusias Diskusi Mahasiswa Jepang, Takafumi Arai (kanan) saat berbincang santai di MIM Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga (FOTO: Edi Siswanto/TIMES Indonesia)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 16:41

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Kehadiran seorang mahasiswa asing, Takafumi Arai atau yang akrab disapa TAKA, Mahasiswa dari Nagano University Jepang di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Penaruban (MIM Pena) Purbalingga, membuat para siswa antusias berdiskusi dan mengajukan pertanyaan.

Acara bincang-bincang santai yang dipandu oleh penerjemah bahasa, Fatah Salahudin dan didampingi oleh Kepala MM Pena, Siti Nurlaely ini, digelar di halaman sekolah setempat, Jumat (15/3/2019).

Kepala MIM Pena, Siti Nurlaely, menceritakan hadirnya pelajar dari Jepang ke sekolah sebagai salah satu media untuk mengenalkan budaya dan bahasa Jepang kepada para siswa.

"Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias menyambut kehadiran Takafumi Arai. Dengan kepolosan dan pertanyaan khas anak-anak, mereka bergantian menyampaikan pertanyaan langsung kepada Taka. Mulai dari pertanyaan soal makanan kesukaan sampai pertanyaan soal ingin belajar di Jepang," katanya sambil tersenyum.

Seperti yang ditanyakan oleh siswa kelas 5, Rafi, tentang makanan yang disukai di Indonesia.

Fatah sebagai penterjemah, mengatakan bahwa Taka menyukai soto dan sate kambing. "Soto, Sate Kambing" kata Taka singkat yang kemudian disambut meriah oleh anak-anak dan dewan guru.

Acara ini, menurut Siti, memiliki kesan tersendiri bagi anak-anak. Terutama kesan dapat bertanya langsung dengan Taka. Dan dapat mendorong anak-anak untuk semangat belajar hingga timbul keinginan untuk belajar di Jepang.

"Acara ini bisa juga mendorong anak-anak untuk semakin semangat dalam belajar. Seperti Cinta, anak yang menyampaikan keinginannya belajar di Jepang," ucapnya.

Sebaliknya, lanjutnya, Takafumi juga memiliki kesan dengan anak-anak. Karena merasa sepeeti sudah akrab, meskipun baru kali pertama bertemu anak-anak MIM Pena.

"Takafumi sangat berkesan dengan anak-anak. Katanya, anak-nakanya bikin gemes, pintar-pinter dan merasa sudah akrab, padahal baru ketemu dan terkendala bahasa," akunya.

Diahir acara bertemu pelajar Jepang ini, MIM Pena memberikan sebuah cinderamata kepada Takafumi Arai dan hiburan musik kentongan serta foto bersama. (*)

Jurnalis : Edi Siswanto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Purbalingga TIMES

Komentar

Loading...
Registration