Selasa, 26 Maret 2019
Peristiwa - Nasional

Ketum PPP Terjaring OTT, Ketua TKN: Jangan Dikaitkan dengan Pilpres

Ketum PPP Terjaring OTT, Ketua TKN: Jangan Dikaitkan dengan Pilpres Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 14:37

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Erick Thohir, Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin menegaskan, kabar OTT KPK RI yang melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy tidak akan pengaruhi elektabilts pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 di Pilpres 2019.

"Nggak (berpengaruh ke elektabilitas duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin)," ujar Erick Thohir setelah bertemu dengan Cawapres KH Ma'ruf Amin di kediaman Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019). 

KPK sebelumnya, dikabarkan menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy. Saat ini Rommy sedang berada di Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan awal.

Seorang penyidik membenarkan penangkapan tersebut. Dia menyebut Rommy ditangkap pada pukul 09.00 WIB hari ini. Pemeriksaan Rommy dan pihak-pihak lain dilakukan di Mapolda Jatim.

Rommy dikabarkan ditangkap di Surabaya, Jawa Timur. Lokasi penangkapan disebut berada di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Surabaya.

Menurut Erick Thohir, kasus Rommy ini murni persoalan pribadi, tidak ada hubungannya dengan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin. "Kecuali, mohon maaf, misalnya ada hubungan dengan pilpres ya bisa. Tapi kalau pribadi ya sulit," imbuh dia. 

Erick mengatakan penangkapan ketum parpol koalisinya itu tak berkaitan dengan pilpres. "Harus dipisahkan antara pribadi dengan pilpres. Kalau misalnya, mohon maaf, ada apa-apa dengan yang lainnya pun kan masak dihubungkan dengan pilpres," tegas Erick.

"Sama kayak yang selalu saya omongin ada trotoar berlubang terus kita jalan kaki nih terus kejeblos yang disalahin presiden, kan ada kepala daerahnya. Kan nggak bisa semuanya itu gara-gara pilpres semua bicara pilpres," tandas Erick, Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin terkait OTT KPK RI yang melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration