Peristiwa - Daerah

BPN Tidak Akan Mengadakan Nobar Debat Cawapres di Lokasi

BPN Tidak Akan Mengadakan Nobar Debat Cawapres di Lokasi Tim Pemenangan Nasional (BPN) Duet Prabowo-Sandi, Alexander Yahya Datuk  (FOTO: Edi Junaidi ds/TIMES Indonesia)
Jum'at, 15 Maret 2019 - 10:55

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tim Pemenangan Nasional (BPN) Duet Prabowo-Sandi, Alexander Yahya Datuk menuturkan BPN tidak akan mengadakan acara nobar debat cawapres di sekitar lokasi debat, Senayan Jakarta. Akan tetapi lebih memprioritaskan ditempat lain yang bisa dijangkau masyarakat.

Menurut Yahya, sudah dari awal memang BPN tidak ada niatan untuk mengadakan nonton bareng debat pilpres di sekitar Senayan. Apalagi di sekitar lokasi debat, KPU tidak memfasilitasi acara nobar. 

"KPU RI mempersilahkan untuk adanya Nobar di luar disana ya tapi untuk di lokasi. Dari BPN tidak akan ada nobar dan tidak tidak di fasilitasi untuk nobar, sejauh ini kami juga memang tidak ingin mengadakan nobar di lokasi," ujar Yahya kepada Wartawan di Senayan, Jakarta, Jum'at (15/3/2019).

Sejauh ini, menurutnya antusiasme masyarakat untuk menonton debat sangat besar. Oleh karenanya, BPN berinisiatif untuk lebih mengedepankan nobar di lokasi yang lebih terjangkau dari masyarakat.

"Tapi di luar setiap antusiasme dan partisipasi publik warga dan masyarakat untuk menyaksikan debat kali ini, dan ada nobar-nobar di luar ya dari BPN. Bukan di lokasi ini," tegas Yahya.

Disinggung dimana saja titik-titik lokasi acara nobar yang dinilai lebih mengedepankan masyarakat itu. Yahya tidak memberikan keterangan secara gamblang. Hanya saja dia memberitahukan BPN akan segera merilis informasi lebih lanjut.

Selanjutnya, dia berharap masyarakat bisa menyaksikan acara debat Pilpres 2019 jilid III nanti agar bisa melihat dan memantapkan pilihannya. Siapa calon yang paling pantas memimpin Indonesia. "Ya saya harap masyarakat menonton, dan para pekerja media bisa bekerjasama juga," tandas Alexander Yahya Datuk mengenai rencana nobar debat cawapres. (*)

Jurnalis : Edy Junaedi Ds (MG-57)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration