Senin, 25 Maret 2019
Politik

Pakar Hukum Pertanyakan Promosi Kenaikan Jabatan Anak Jaksa Agung dan Sugeng Riyanta

Pakar Hukum Pertanyakan Promosi Kenaikan Jabatan Anak Jaksa Agung dan Sugeng Riyanta Abdul Fickar Hadjar (Dokumen Times Indonesia)
Kamis, 14 Maret 2019 - 16:18

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Promosi jabatan sejumlah jaksa di Kejaksaan Agung kembali menyita perhatian publik. Terutama untuk 3 jabatan Kepala Kejaksaan Negeri di DKI Jakarta. Mereka yang mendapatkan promosi antara lain, Bayu Adhinugroho Arianto (anak Jaksa Agung HM Prasetyo) sebagai Kajari Jakbar, Sugeng Riyanta promosi sebagai Kajari Jakpus dan Anang Supriatna sebagai Kajari Jakut.

Masyarakat pun mulai menduga ada ketidakberesan dalam promosi tersebut. Merespon hal tersebut, Pakar hukum dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengatakan bahwa keistimewaan kenaikan pangkat atau jabatan hanya bisa dilakukan pada mereka yang mempunyai prestasi istimewa pula. 

"Artinya jika kenaikan atau perubahan jabatan tidak mengikuti prosedur dan persyaratan, dapat diduga ada berbagai penyimpangan yang terjadi. Apalagi jika hal itu terjadi pada anak atau orang terdekat dari seorang pejabat setingkat Jaksa Agung," kata Abdul Fickar di Jakarta, Kamis 14 Maret 2019.

Menurut dia, seharusnya, Jaksa Agung bisa menahan diri untuk tidak menggunakan aji mumpung dalam melakukan mutasi jabatan yang berkaitan dengan anak serta kroninya.

"Sebab bagaimana pun keadaan konflik kepentingan itu tidak etis dan mestinya komisi etik ASN bisa mulai melakukan kontrol dan pembenahan," kata dia.

Pada kesempatan ini, Abdul Fickar juga meminta para Kajari baru tersebut untuk melaporkan LHKPN. 

"Jika mereka tidak melaporkan maka KPK bisa menegur Jaksa Agung. Sebab LHKPN ini bagian dari alat kontrol terhadap pejabat publik, apalagi saat pembuktian terbalik sudah diberlakukan, maka LHKPN ini bisa menjadi alat untuk menuntut pejabat yang korupsi meski tanpa adanya kasus, jika hartanya mencurigakan," kata dia.

Untuk diketahui, Bayu Adhinugroho Arianto diangkat sebagai Kajari Jakbar lantaran dianggap bekerja secara optimal dalam penanganan buron Kajati Lampung yang ditangkap di Bali, yakni Sugiarto Wiharjo alias Alay.

Jurnalis : Alfi Dimyati
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration