Minggu, 15 September 2019
Politik

Jokowi Singgung HGU Prabowo, Ini Kata Hidayat Nur Wahid

Jokowi Singgung HGU Prabowo, Ini Kata Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua Mejelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (baju batik). (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Selasa, 19 Februari 2019 - 17:44

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Syoro PKS, Hidayat Nur Wahid menilai, pernyataan Jokowi menyinggung Hak Guna Usaha lahan (HGU lahan) oleh Prabowo Subianto di Kalimantan dan Aceh yang luasnya ratusan ribu hektar dalam debat Pilpres 2019 Jilid II, Minggu (17/2/2019) lalu, menyerang secara pribadi dan politis.

"Itu tidak mencerahkan, kemudian menjadi masalah karena dianggap menyerang pribadi, ditambah lagi tidak berani membuka tanah tanah yang luasnya berkali lipat yang dimiliki kroni-kroni beliau," ujar Hidayat dalam diskusi mingguan di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Cokroaminoto, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Diketahui, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan ratusan ribu hektar tanah yang ia kuasai di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah berstatus HGU. Mengenai ratusan hektar tanah tersebut, pertama diungkap capres petahana dalam debat Pilpres 2019 Jilid II.

Mengingat status tanah tersebut HGU, sewaktu-waktu negara bisa mengambil alih kembali pengelolaannya. Namun demikian, Prabowo menyatakan tidak akan mengembalikan tanah itu jika hanya jatuh ke orang asing.

Hidayat Nur Wahid mempertanyakan maksud pernyataan Jokowi yang menyinggung soal ratusan ribu hektar tanah HGU tersebut. Sebab, itu diperoleh sesuai mekanisme hukum. Selain itu, kepemilikan HGU tidak pernah dipermasalahkan selama empat tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi.

"Pak Prabowo mempunyai ratusan ribu hektar di Aceh dan Kalimantan. Padahal faktanya itu tanah HGU yang diperoleh mekanisme hukum yang legal. Selama (pemerintahan Jokowi) ini tidak jadi masalah. Namun kenapa dijadikan masalah dalam perdebatan," tandas Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syoro PKS. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration