Kopi TIMES

Cybercounseling untuk Generasi Era Milenia

Cybercounseling untuk Generasi Era Milenia Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat. (Grafis: Dena/TIMES Indonesia)
Minggu, 17 Februari 2019 - 00:37

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pada hakikatnya setiap manusia memiliki potensi dan masalah. Namun, hampir semuanya tidak ada yang bisa mengembangkan potensi dan menyelesaikan masalahnya sendiri secara sempurna.

Apalagi, kalau kita ingat sabda Rasulullah SAW, innal insaana mahalul khaththaa’ wan nis-yaan, (sesungguhnya manusia itu tempat salah dan lupa).

Untuk membantu individu maju di samping ada keterbatasannya, maka salah satu strategi yang efektif adalah konseling.

Namun, pada praktiknya terjadi pemahaman yang kurang tepat terhadap konseling. Sehingga, terjadi distorsi makna bahwa konseling hanya hadir untuk menyelesaikan masalah. Padahal, konseling juga memiliki fungsi preventif dan pengembangan (developmental).

Dalam konteks inilah kita bisa meng-claim bahwa konseling itu untuk semua (counseling for all). Konseling yang efektif seharusnya selalu disesuaikan pendekatannya dari waktu ke waktu.

Karena itu, konseling di era milenial perlu diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan jaman sehingga terjaga relevansi dan efektivitasnya.

Jurnalis : A Riyadi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Loading...
Registration