Minggu, 17 Februari 2019
Peristiwa - Daerah

Lazismu Resmikan Bantuan Ruang Kelas Untuk MTs Muhammadiyah Curup

Lazismu Resmikan Bantuan Ruang Kelas Untuk MTs Muhammadiyah Curup Lazismu saat meresmikan bantuan ruang kelas untuk MTs Muhammadiyah Curup, Bengkulu. (FOTO: MTs Muhammadiyah Curup for TIMES Indonesia)
Kamis, 14 Februari 2019 - 14:18

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemerataan akses pendidikan menjadi perhatian semua pihak, terutama kesediaan sarana prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.  Melalui program Save Our School (SOS), Lazismu memberikan bantuan ruang kelas untuk MTs Muhammadiyah Curup dan School Kit  yang berada di Pondok Pesantren di Desa Kampung Delima, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Secara resmi ruang kelas yang sudah berdiri tersebut diresmikan Lazismu sebagai rangkaian kegiatan pra Tanwir Muhammadiyah yang berlangsung pada 15-17 Februari 2019. Peresmiannya sendiri dilakukan oleh Badan Pengurus Lazismu, Nuryadi Widjiharjono, disaksikan Bupati Rejang Lebong dalam hal ini diwakili Mudjiarto selaku Staf Ahli  Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Direktur Program Lazismu, Barry Adtiya, Ketua PDM Rejang Lebong Lukman Aksa, jajaran Kementrian Agama, Polres dan Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, Lazismu Wilayah Bengkulu diwakili Rahmat Yudi Tofani, Baznas Kabupetan Rejang Lebong serta Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Lazismu Rejang Lebong, PCM Curup Timur dan Ortom sekabupaten Rejang Lebong juga turut menyaksikan persemian ruang kelas tersebut. 

Mewakili Bupati Rejang Lebong, Mudjiarto mengatakan hal penting dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk di Muhammadiyah, bahwa membina akhlak dan kecerdasan sejalan dengan apa yang dicita-citakan bupati Rejang Lebong. 

"Bupati mengucapkan terima kasih atas bantuan Lazismu, sehingga dapat turut memberikan sumbangsihnya memajukan pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong. Semoga Lazismu dapat mengembangkan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat," ujar dia melalui rilis yang diterima TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Lukman Aksa selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Rejang Lebong mengungkapkan, rasa terimakasih atas peresmian bantuan ruang kelas MTs Muhammasiyah Curup tersebut oleh Lazismu Pusat. "Terima kasih kepada Lazismu atas program SOS dan layanan kesehatan gratis yang manfaatnya dirasakan masyarakat," tuturnya.

Badan Pengurus Lazismu, Nuryadi Widjiharjono, mengutarakan, bahwa seluruh elemen masyarakat untuk terus belajar dari sejarah Muhammadiyah. "Belajar bagaimana dakwah dan pendidikan berjalan dan berkembang hingga hari ini," tutur Nuryadi.

Menurutnya, semangat pencerahan ini harus terus hidup. Sebab itu, tidak hanya sarana dan prasarana yang ditingkatkan, kemampuan guru di MTs Muhammadiyah Curup juga harus ditingkatkan agar pembelajaran agama Islam dan kemuhammadiyahan mencerahkan santriwan dan santriwati di sana. 

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Muhammasiyah Curup, Joni Antoni mengucapakan terima kasih atas berdirinya ruang kelas dan donasi masyarakat yang dipercayakan kepada Lazismu sehingga Ponpes Muhammadiyah Curup dapat melengkapi sarana dan prasarana pendidikan. 

"Untuk kelancaran kegiatan belajar dan mengajar kami memerlukan bantuan para pihak yang berkepentingan," papar dia, yang juga bertindak sebagai panitia acara persemian bantuan ruang kelas di lembaga yang dipimpinnya tersebut. 

Menurut Joni, MTS tersebut awalnya berdiri pada 1988 di Talang Rimbo Baru. Hingga tahun 2004 kondisi madrasah memprihatinkan, sedikit murid dan sarana prasarana mimimal.

Setelah madrasah pindah ke Desa Kampung Delima pada 2004, kata dia, pertumbuhan sekolah mulai membaik dengan pertambahan murid dan lokasi lebih luas, sarana kegiatan belajar mengajar meningkat termasuk memiliki satu masjid sendiri.

Seiring dengan animo masyarakat yang besar terhadap MTs Muhammadiyah Curup, Joni mengatakan ruang kelas tidak memadai untuk menampung murid yang akan bersekolah di madrasah tersebut. "Karena murid bertambah dan ruang kelas kurang, maka Lazismu memberikan bantuan dalam bentuk tiga ruang kelas baru," kata Joni.(*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration