Minggu, 17 Februari 2019
Peristiwa - Daerah

Wali Kota Madiun Berpeluang Raih Satyalancana Karya Bhakti Praja dari Kemendagri RI

Wali Kota Madiun Berpeluang Raih Satyalancana Karya Bhakti Praja dari Kemendagri RI Ketua Tim Common Sense Survey, Moh. Yuliarto saat menyampaikan sambutan pada acara pelepasan oleh Pemkot Madiun (Foto : Hendro For TIMESINDONESIA)
Rabu, 13 Februari 2019 - 00:35

TIMESINDONESIA, MADIUNWali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto memiliki peluang cukup besar memperoleh penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja dari Kementerian Dalam Negeri.

Hari ini, Selasa (12/2/2019) Tim Common Sense Survey dari Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI menyambangi Kota Madiun guna menilai secara langsung sejumlah inovasi dan fasilitas pelayanan publik dasar.

Tim Penilai setelah upacara penyambutan mengunjungi beberapa lokasi yaitu SDN 2 Mojorejo yang menyabet penghargaan TOP 40 SINOVIK dengan “Dopari Sakatu” yang merupakan bentuk capaian kinerja inovasi pelayanan publik pemerintah Kota Madiun di bidang pendidikan.

Kemudian Dispendukcapil, Tim Penilai melihat inovasi pelayanan pembuatan administrasi kependudukan dengan efektif bahkan menerapkan layanan “jemput bola”. 

Untuk inovasi layanan kesehatan, Tim Penilai menyambangi Puskesmas Oro-Oro Ombo sedangkan pelayanan fasilitas usaha bagi masyarakat Tim menyambangi Dinas Penanaman Modal, PTSP, Koperasi dan Usaha Mikro. 

Di sana, tim melihat inovasi layanan pembinaan usaha bagi masyarakat misalnya adalah kerajinan batik. “Kota Madiun punya peluang cukup besar untuk mendapatkan penghargaan,” ujar Ketua Tim Penilai, Moh Yuliarto.

Yuliarto menegaskan pihaknya menilai dengan profesional tidak menambah atau mengurangi fakta yang ia temukan di lapangan. “Di sini kami menggali data dan sebagainya, kemudian kami teruskan ke dewan gelar, dewan gelar inilah yang nanti akan memutuskan seperti apa untuk Kota Madiun,” jelas Yuliarto.

Rencana pemberian gelar bergengsi Satya Lencana Karya Bhakti Praja dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk kepala daerah tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan hari Otonomi Daerah pada 25 April mendatang. (*)

Jurnalis : Asep Amrulloh (MG-53)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Madiun

Komentar

Loading...
Registration