Kamis, 21 Februari 2019
Politik

Pengamat: Fit and Proper Test Cawagub DKI Jakarta Terindikasi Kepentingan

Pengamat: Fit and Proper Test Cawagub DKI Jakarta Terindikasi Kepentingan Tim panelis saat menyusun materi fit and proper test Cawagub DKI Jakarta (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)
Selasa, 12 Februari 2019 - 21:43

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Hasil fit and proper test calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta telah meneleminasi satu nama calon yakni, Abdurrahman Suhaimi. Namun, banyak pihak mempertanyakan kualitas dari fit and proper test, tak terkecuali bagi Direktur Eksetkutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin.

Ujang menuturkan bahwa hal tersebut perlu dipertanyakan, mengingat hal tersebut bisa diindikasikan memiliki kepentingan politik suatu kelompok. 

"Tentunya kita ga tau apa yang terjadi interna itu, tapi kan biasanya memang begitu. Politik itu kan tidak murni hasil yang objektif, yang subjektif itu ada dan pasti dia juga besar," ungkap Ujang sat dihubungi, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Lebih lanjut, Ujang menjelaskan meski para tim panelis berasal dari luar partai serta para pakar dibidangnya. Namun, dorongan akan kepentingan politik masih kerap terjadi dalam proses negosiasi politik. 

"Pasti, politik tidak lepas dari itu (kepentingan). Kalaupun memang katakanlah panitianya dari pakar dan lain sebagainya semua kan tetap berbasis kepentingan, nilai objektifnya ada dan nilai subjektifnya lebih tinggi," jelas Ujang.

Sebelumnya, fit and proper test Cagub DKI Jakarta memang diadakan secara tertutup. Bahkan, materi yang telah disediakan oleh tim panelis juga diadakan secara tertutup. Oleh karenanya, banyak pihak yang mempertanyakan serta menuding adanya kepentingan dalam fit and proper test tersebut. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Loading...
Registration