Wisata

Karna Sang Kusuma, Warnai Cultural Dining Series di Hotel Tugu Malang

Karna Sang Kusuma, Warnai Cultural Dining Series di Hotel Tugu Malang Warnai Cultural Dining Series
Senin, 11 Februari 2019 - 08:35

TIMESINDONESIA, MALANGHotel Tugu Malang kembali menggelar cultural dining series 39. Acara ini sebagai bentuk komitmen hotel Tugu untuk melestarikan budaya Nusantara.

Pada cultural dining series ke 39 ini Hotel Tugu akan menyajikan pertunjukan wayang orang bertajuk Karna Sang Kusuma.

Hotel-Tugu-Malang.jpg

Pertunjukan yang akan dilaksanakan pada 15 Februari 2019 mendatang ini merupakan kerjasama dengan sanggar seni Singamulangjaya dan Sanggar Seni Padakanusa.

Karna Sang Kusuma menceritakan Kunthi seorang putra raja yang berparas cantik tiba-tiba hamil karena dia membaca mantra dan datanglah dewa Surya memberikan sosok putra melalui telinga kunthi.

Hal ini membuat Kunthi malu dan untuk menghindari fitnah maka ia membuang bayi pertamanya ke sungai gangga dan di tandai dengan nama Karna Surya Putra. Ia hanyut di sungai dan ditemukan serta dirawat hingga besar oleh Kusir Adirata.

Kunthi yang telah menikah dengan Pandhu mempunyai anak Pandhawa dan salah satu diantaranya adalah Arjuna yang berparas cakap dan tangkas memanah.

Ketika masih usia remaja Arjuna belajar memanah pada guru Padhawa dan Kurawa yaitu Guru Drona. Ketika ia beruji memanah tiba-tiba Karna yang telah beranjak dewasa masuk dan menandingi panah dari Arjuna.

Kaget semua yang ada di kerajaan Astina, Kurupati yang menjadi anak 1 dari kurawa terkesima dengan keahlian Karna dan mengangkatnya menjadi saudara Kurawa.

Berjalannya waktu terjadilah perang Bharatayudha yaitu perang saudara antara Kurawa dan Pandhawa. Ketika hendak berperang Karna berpamitan pada ibunya Kunthi, menangislah Kunthi mengetahui putranya sendiri akan menjadi musuh untuk adik-adiknya sendiri.

Kunthi membujuk Karna untuk ikut pada pihak Pandhawa tapi kecintaan Karna untuk membela Bangsa dan Negara yang telah membesarkan dia tidak dapat dibendung. Dia cinta pada tanah air tetapi juga cinta pada adik-adiknya maka dari itu ia mengalah dan memilih untuk memenangkan adik2nya di medan laga, menangislah Kunthi.

Karna juga berpamitan pada istri tercintanya Surtikanthi, ia pamit untuk meninggalkan istri tercintanya.

Di tengah pertempuran ia dengan gagahnya berkorban demi Bangsa Negara, adik-adiknya dan istri tercintanya hingga ia gugur menjadi Kusuma bangsa.

Jangan lewatkan perrtunjukan kolosal tersebut. Anda saksikan di Tirta Gangga Hotel Tugu Malang(*)

Jurnalis : Richard Wardana (CR-101)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Loading...
Registration