Sabtu, 20 April 2019
Peristiwa - Daerah

Khofifah: Bang Fadli Zon Harus Berbesar Hati Sowan ke Mbah Moen

Khofifah: Bang Fadli Zon Harus Berbesar Hati Sowan ke Mbah Moen Ketua Muslimat PP NU Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Deklarasi JKSN di GOR Ken Arok, Kota Malang. (FOTO: Imadudin M/TIMES Indonesia)
Minggu, 10 Februari 2019 - 14:55

TIMESINDONESIA, MALANG – Ketua Muslimat PP NU Khofifah Indar Parawansa berharap Wakil Ketua Gerindra Fadli Zon segera menunjukkan itikad baik, dengan meminta maaf pada KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Ia berharap Fadli Zon bisa menemui langsung Mbah Moen untuk meminta maaf.

"Saya berharap bahwa Bang Fadli berbesar hati untuk minta maaf, dengan sowan langsung menemui beliau," kata Khofifah saat ditemui di Kota Malang, Minggu (10/2/2019).

TIMES-Indonesia-Khofifah-JKSN-kabupaten-malang-2.jpg

Ia menyebutkan Fadli Zon harus menunjukkan sikap kenegarawanan dengan berkenan minta maaf. Jika berkenan, maka Fadli Zon akan menjadi referensi betapa pentingnya membangun diri sebagai sosok negarawan oleh para politisi 

"Ini bukan hanya masalah politik. Tapi harus saling menghormati dan menghargai untuk kehidupan kebangsaan," katanya.

Seperti diberitakan, Fadli Zon menulis puisi Doa yang Ditukar. Diduga puisi tersebut berhubungan dengan heboh KH Maimun Zubair (Mbah Moen) yang salah menyebut nama Prabowo ketika berdoa di samping Jokowi.

TIMES-Indonesia-Khofifah-JKSN-kabupaten-malang-3.jpg

Meski Fadli sudah menegaskan dia hormat kepada Mbah Moen, tetap ada aksi protes dari para santri se-Kabupaten Kudus. Massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Membela Kiai (Asmak) turun ke jalan dan mendoakan kiai sebagai bentuk protes. 

"Saya secara pribadi berharap bahwa Bang Fadli Zon akan berbesar hati minta maaf barangkali beliau sedang khilaf. Tidak ada manusia yang tidak khilaf," kata Ketua Muslimat PP NU Khofifah Indar Parawansa mengenai puisi Fadli Zon yang dinilai banyak kalangan menghina Mbah Moen.(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration