Kamis, 19 September 2019
Peristiwa - Daerah

Wali Kota Kediri Apresiasi Program Millenial Road Safety Festival

Wali Kota Kediri Apresiasi Program Millenial Road Safety Festival Ditlantas Polda Jatim, Wali kota, Kapolres sekarisidenan Kediri hadiri Safari Millenial Road Safety Festival (Foto: Pemkot Kediri for TIMES Indonesia)
Minggu, 10 Februari 2019 - 14:25

TIMESINDONESIA, KEDIRIWali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menghadiri Safari Millenial Road Safety Festival (MRSF) bertempat di Car Free Day Jalan.Dhoho, Kota Kediri, Minggu (10/2/2019). Kegiatan ini diikuti ratusan kaum millenial di Kota Kediri. 

Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu tersebut menyambut baik dengan adanya Safari Millenial Road Safety Festival. Program ini mampu memberikan edukasi cara berkendara yang benar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri.

Menurutnya, edukasi tertib lalu lintas ini sagat penting karena banyak anak-anak yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) sudah mengendarai sepeda motor.  Apalagi saat ini Kota Kediri dapat bonus demografi dimana penduduk yang paling banyak adalah kaum millenial.

Pemkot-Kediri-a.jpg

“Saya mengucapkan terima kasih karena  warga Kota Kediri mendapatkan edukasi yang sangat baik. Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas ini bukan hanya tugas kepolisian namun menjadi tugas kita semua,” ujarnya.

Mas Abu juga mengimbau kepada para orang tua agar tidak membelikan anak-anaknya sepeda motor bila belum berusia 17 tahun. Karena kendaraan bermotor hanya boleh digunakan bila telah memiliki SIM. Untuk mendapatkan SIM juga harus melalui serangkaian tes.

“Lebih baik anak-anak yang usianya di bawah 17 tahun dibelikan sepeda karena bersepeda juga jauh lebih baik bagi kesehatan. Saya sudah buatkan jalur-jalur sepeda di Kota Kediri. Silahkan digunakan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Pemkot-Kediri-b.jpg

Orang nomor satu di Kota Kediri ini berharap dengan adanya Safari Millenial Road Safety Festival kaum millenial di Kota Kediri bisa berkendara sesuai dengan aturan yang berlaku serta harus menaati peraturan lalu lintas. Sehingga angka kecelakaan di Kota Kediri dapat ditekan.

“Mudah-mudahan kita selalu diberikan keselamatan dan kesuksesan. Semoga kaum milineal yang ada disini dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” harapnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga mengimbau kepada kaum millenial untuk selalu tertib dalam berkendara dan turut membantu menekan angka kecelakaan. Berdasar data dari Polres Kediri Kota, pada tahun 2018 jumlah kecelakaan mencapai 618 kejadian. Dimana 412 atau 67% kejadian melibatkan kaum millenial yakni direntang usia 15-35 tahun.

Walikota-Kediri-1.jpg

Sementara, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi mengatakan Safari Millenial Road Safety Festival ini merupakan kegiatan Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim yang dipusatkan di Kota Kediri khususnya bagi jajaran Korwil IV. Tujuan kegiatan ini adalah mensosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas khususnya bagi kelompok usia millenial.

“Berdasarkan data yang ada kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur banyak dialami oleh kelompok usia millenial. Di Jawa Timur pada tahun 2018 korban yang meninggal sekitar 5000 jiwa dari angka tersebut sebanyak 3176 adalah kaum millenial,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim Kompol Adhitya Panji Anom, Kapolres Kediri Kota AKBP Athon Haryadi, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, dan Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno dan Komandan Brigif 16 Wira Yudha Kolonel Inf Slamet Riyadi.

Rangkaian Safari Millenial Road Safety Festival ini ditutup dengan Pembacaan Deklarasi Pelopor Keselamatan lalu Lintas oleh walikota Kediri. Selain itu, kegiatan Safari Millenial Road Safety Festival juga diisi dengan senam kolosal millenial, Polisi Cilik Jombang, dan Freestyle. (*)

Jurnalis : Canda Adisurya
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Kediri

Komentar

Registration