Selasa, 22 Januari 2019
Politik

TKN Jokowi: Prabowo Menciptakan Opini Pemilu Pasti Curang

TKN Jokowi: Prabowo Menciptakan Opini  Pemilu Pasti Curang Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)
Senin, 14 Januari 2019 - 21:14

TIMESINDONESIA, JAKARTA – TKN (Tim Kampanye Nasional) duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin menyayangkan ultimatum BPN duet Prabowo-Sandi yang akan mundur menjadi cawapres, jika terjadi potensi kecurangan Pemilu Presiden 2019.

Menurut Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, pernyataan kubu Prabowo itu bagian dari penggiringan opini rakyat. "Saya kira ini adalah cara atau strategi Pak Prabowo yang menurut saya sangat disesalkan karena mencoba membangun frame, menggiring opini," ucapnya, Senin (14/1/2019).

Karding menilai, kubu Prabowo-Sandiaga tengah mencoba untuk mendelegitimasi penyelenggara pemilu dan juga pemerintah. Dia menilai, jika upaya Prabowo itu masif dilakukan, maka rakyat berpotensi untuk tidak mencoblos ke TPS.

"Mencoba membangun frame, menggiring opini, bahwa pemilu kali ini akan berjalan curang dan kecurangan itu dilakukan oleh pemerintah Pak Jokowi. Ini bisa jadi orang tidak akan datang ke TPS untuk memilih atau sebagian orang tidak akan memilih," ucap dia.

Djoko Santoso, Ketua BPN duet Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelumnya menyatakan, bahwa capres nomor urut 02 akan mengundurkan diri jika terjadi potensi kecurangan dalam Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Djoko dalam pidatonya saat menghadiri acara bertajuk 'Bising (Bincang Asik dan Penting) oleh Gerakan Milenial Indonesia (GMI) di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu 13 Januari kemarin. 

TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin pun merespons pernyataan tersebut dengan menyebutnya sebagai bagian dari strategi Prabowo. Sebab, ancaman mundur itu tidak akan dilakukan Prabowo karena ada sanksinya.

"Cuma harus diingat, (Prabowo) mundur itu kena denda, yang kedua pidana, yang ketiga sangat menguntungkan Pak Jokowi karena tidak ada lawan. Jadi sebaiknya bicara yang positif-positif saja," tandas Karding, Wakil Ketua TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.(*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration