Selasa, 22 Januari 2019
Peristiwa - Daerah

Kepala DLH Tuban Bumi Wali: Anugrah Adipura Berkat Peran Serta Masyarakat

Kepala DLH Tuban Bumi Wali: Anugrah Adipura Berkat Peran Serta Masyarakat Bupati Tuban, KH. Fathul Huda saat foto bersama asisten dan Kepala DLH membawa Penghargaan Adipura 2018, Senin (14/01/2019). (FOTO: Dadang Humas Pemkab Tuban For TIMESIndonesia)
Senin, 14 Januari 2019 - 20:59

TIMESINDONESIA, TUBAN – Diraihnya penghargaan Adipura 2018 oleh Kabupaten Tuban Bumi Wali, The Spirit Of Harmony tidak lepas dari peran serta masyarakat dan terpenuhinya titik pantau sarana prasarana, kebersihan dan penghijauan. Kepala DLH Kabupaten Tuban, Bambang Irawan menyampaikan hal tersebut.

Dia mengatakan, penghargaan adipura itu diraih setelah terpenuhinya nilai titik pantau mulai dari sarana prasarana pengelolaan sampah, TPST, TPA berkelanjutan, pengelolaan kebersihan dan penghijauan pasar, terminal, kebersihan saluran terbuka, kebersihan jalan dan drainase kota, pengelolaan taman kota, hutan kota.

TIMES-Indonesia-tuban-merai-Anugrah-Adipura-Berkat-Peran-Serta-Masyarakat.jpg

"Juga peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan mereduksi sampah melalui pengelolaan bank sampah induk maupun unit," tutur Bambang Irawan, Senin (14/1/2019).

“Namun untuk penilaian Adipura tahun 2018 ini, KLHK telah meningkatkan standar penilaian, yaitu adanya komitmen kepala daerah untuk pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga dalam Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah,” lanjutnya.

Bambang menjelaskan, dokumen jakstrada adalah turunan dari Perpres 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah yang memuat strategi  target  pengurangan sebesar 30% dan penanganan sampah sebesar 70% pada tahun 2025. Sehingga diharapkan 100% sampah terkelola dengan baik.

“Dan untuk kabupaten Tuban telah membuat Jakstrada yang tertuang dalam Peraturan Bupati Tuban Nomor 58 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah yang telah ditetapkan pada tanggal 16 oktober 2018 yang lalu.” Imbuhnya

Pada bulan Agustus 2018, DLH Kabupaten Tuban bekerjasama dengan Laboratorium Sampah ITS Surabaya melakukan survei timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga. Hasilnya timbulan sampah sekitar 0,42 kg/ orang per hari.

“Diperkirakan jumlah timbulan sampah di Kabupaten Tuban mencapai kurang lebih 488 ton/hari," tambahnya.

Adapun Penanganan Sampah di Kabupaten Tuban mencakup pengangkutan dan juga pemrosesan akhir di TPA. Saat ini sampah di TPA dapat tertangani sekitar 40-50 ton perhari, Untuk daerah perkotaan sudah tertangani hampir 100%, tetapi yang ada di desa masih terdapat kekurangan.

Penanganan sampah di Kabupaten Tuban juga tidak terlepas dari hasil kerja keras Satuan Tugas Pembersih Kota (SATBERKOTA) dibawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tuban melalui Inovasinya ‘Bumi Waliku Bersih Indah dan Nyaman (Buwah Iman)’.

Menurut Kepala Dinas PRKP Tuban, melalui ‘Buwah Iman’ tersebut telah diimplementasikan dengan beberapa hal diataranya; Revitalisasi manajemen pasukan pembersih yang dulu dikenal dengan nama pasukan kuning, biru dan hijau menjadi SATBERKOTA yang terdiri dari beberapa unit antara lain UPJ ( Unit Penyapu Jalan), UTM (Unit Taman), URC ( Unit Reaksi Cepat), ULJ (Unit Lampu Jalan), UPP (Unit Penebangan Pohon), USA (Unit Saluran Air), UPT (Unit Penyedot Tinja) dan UJK (Unit Justisi Kebersihan).

“Guna memastikan dalam mempercepat pembersihan kota dan sekitarnya dari timbulan sampah Dinas PRKP melaksanakan operasi setiap saat melalui Operasi Peduli Darurat Sampah SIPEDAS ) oleh tim URC dan pembentukan tim operasi justisi kebersihan tim UJK,” Ujar Sudarmadji.

Mantan Kabag Kesra setda Tuban ini menambahkan bahwa Dinasnya juga telah merevitalisasi dan membangun taman-taman baru guna menambah Ruang Terbuka Hijau seperti pada Alun Alun Tuban, Taman Sleko, Taman Bermain Anak dan Taman Manunggal kidul. “Selain itu guna memperindah kota juga telah diperbanyak dekorasi lampu hias,” pungkas Sudarmaji.

Sementara itu Bupati Tuban, H. Fathul Huda setelah menerima Penghargaan Adipura untuk ke-7 kali di bawah kepemimpinannya bersama Wabup Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada DLH, PRKP dan semua OPD dan stakeholder terkait lainnya yang telah bekerja keras mewujudkan Tuban menjadi bersih dan indah. 

Bupati juga mengungkapkan bahwa mewujudkan lingkungan yang bersih dan indah tersebut tentu tidak mudah, sehingga perlu dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

“Saya juga berterima kasih atas dukungan segenap masyarakat Tuban dalam menjaga kebersihan lingkungannya, sehingga Adipura kembali dapat kita raih,” ujar Bupati.

Bupati mengharapkan capaian Adipura ini harus dapat dipertahankan dan atau ditingkatkan di tahun mendatang. “Bukan karena penghargaannya, tapi bagaimana kita semua dapat membudayakan dan menanamkan kesadaran dan pola hidup bersih dalam kehidupan kita sehari-hari,” ajak Bupati Tuban Bumi Wali The Spirit Of Harmony KH. Fathul Huda. (*)

Jurnalis : Safuwan
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Tuban

Komentar

Loading...
Registration