Jum'at, 22 Februari 2019
Peristiwa - Nasional

Jokowi Ingin Payung Hukum Ojek Online Selesai Secepatnya

Jokowi Ingin Payung Hukum Ojek Online Selesai Secepatnya Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) usai hadiri acara silaturahmi bersama keluarga besar pengemudi online di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). Foto: Rahmi Yati Abrar/TIMES Indonesia
Sabtu, 12 Januari 2019 - 19:29

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Keluarga besar ojek online (Ojol) gelar acara silaturahmi bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dalam sambutannya, Jokowi menyinggung perihal regulasi yang jadi tuntutan utama pengemudi ojol tersebut.

Jokowi menyatakan mengapresiasi terbitnya Peraturan Menteri (PM) Nomor 118 Tahun 2018 tentang taksi online. Jokowi menyebut, saat ini memang belum ada Undang-undang yang khusus mengatur soal transportasi online.

"Secara komersial nasional itu (undang-undang) memang tidak ada, oleh sebab itu kita memberikan payung hukum melalui Peraturan Menteri," kata Jokowi usai menghadiri acara silaturahmi bersama keluarga besar ojek online di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Jokowi menjelaskan, saat ini Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub RI) tengah menggodok payung hukum untuk ojek online. Sebab, sejatinya transportasi online memerlukan sebuah payung hukum dalam bekerja serta untuk monitoring di lapangan.

Oleh karena itu, Jokowi berharap payung hukum tersebut bisa segera selesai. "Secepat-cepatnya," ujarnya. "(Payung hukum) mengenai kegiatan transportasi online ini biar semuanya jelas," imbuh Jokowi.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menhub RI Budi Karya Sumadi menjelaskan pihaknya akan mengatur satu regulasi atau payung hukum yang berazaskan kesetaraan, keadilan dan keselamatan terkait transportasi online. "Kami harapkan peraturan ini memberikan situasi yang 'win-win' antara aplikator, pengemudi dan penumpang serta meningkatkan keselamatan," ucapnya saat menghadiri acara silaturahmi bersama keluarga besar ojek online di Jiexpo Kemayoran, Jakarta. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration