Jum'at, 22 Februari 2019
Ekonomi

Pendapatan Pajak Kabupaten Malang Surplus Rp 21 Miliar

Pendapatan Pajak Kabupaten Malang Surplus Rp 21 Miliar Kepala Bapenda Kabupaten Malang Purnadi
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:47

TIMESINDONESIA, MALANG – Sepanjang tahun 2018, pendapatan Kabupaten Malang dapat mengalami surplus sebesar Rp 21 miliar setelah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang dapat merealisasikan pendapatan pajak sebesar Rp 556 miliar.

Jumlah tersebut, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 535 miliar. “Sektor pajak terealisasi hingga 117 persen dari target yang telah ditentukan. Itu artinya, mengalami surplus sebesar Rp 21 M,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Malang Purnadi kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Sabtu (12/1/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pencapaian pajak tertinggi ada pada BPHTB sebesar Rp 88 miliar. Sedangkan untuk target PBB tidak bisa teralisasi karena adanya pembangunan jalan tol, salah satunya pembangunan jalan tol Malang-Pandaan.

“Saat ini ada peralihan objek pajak. Yang sebelumnya objek pajak berupa rumah atau sawah sekarang menjadi jalan tol. Ini yang menjadi salah satu faktor target kami tak terpenuhi untuk PBB,” jelasnya.

Selama masa peralihan itu, kata dia, maka pembayaran pajak belum dapat dilakukan. Tanah yang beralih menjadi jalan tol statusnya milik negara. Akan tetapi, pihaknya melakukan pendataan ulang terkait dengan objek pajak yang terkena tol tersebut.

“Selain faktor terkena jalan tol, faktor banyaknya perumahan yang tidak berpenghuni, lantaran pemilik rumah tak diketahui alamatnya dengan jelas," katanya.

Kendati demikian, kata mantan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang ini, meski target PBB belum sesuai yang diharapkan, tidak mengganggu pencapaian target pendapatan pajak pada keseluruhannya. “Sepanjang tahun 2019 ini kami juga optimis dapat surplus pajak lagi,” pungkasnya. (*)

Jurnalis : Binar Gumilang
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration