Gaya Hidup

Christina Wulandari: Utamakan Anak Baru Kemudian Pekerjaan

Christina Wulandari: Utamakan Anak Baru Kemudian Pekerjaan Christina Wulandari SH. (FOTO: Istimewa)
Sabtu, 12 Januari 2019 - 15:19

TIMESINDONESIA, SLEMAN – Pada era emansipasi saat ini, tentu masih jarang seorang perempuan menduduki jabatan nomer satu di sebuah lembaga atau organisasai bantuan hukum. Nah, setidaknya ini tidak berlaku bagi Christina Wulandari SH.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogyakarta ini telah diberikan kesempatan untuk menempati posisi sebagai direktur pada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sembada. Sebuah yayasan yang peduli dengan masyarakat melalui pendampingan hukum.

Tak sekadar itu saja, Christina aktif sebagai salah satu KSB DPC Peradi Sleman, sebuah organisasi yang mewadahi kalangan pengacara yang ada di Kabupaten Sleman, DIY. Di tengah kesibukannya, Christina tak melupakan posisinya sebagai seorang ibu. Setiap hari, ia selalu menyempatkan diri menyiapkan segala sesuatu untuk sang buah hati seperti sarapan, bersih rumah, dan lain sebagainya.

“Tentu tak mudah membagi waktu. Tapi, semua tetap harus mendapatkan alokasi waktu sesuai porsinya. Namun, yang paling utama tentu anak kemudian klien,” kata almuni Magister Hukum Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini ketikada TIMES Indonesia di kantornya, Sabtu (12/1/2019).

Bagaimana mengatur waktu dengan keluarga? Christina menerangkan, setiap saat dirinya selalu menyempatkan diri berkomunikasi dengan buah hatinya melalui saluran telepon. Bahkan, setiap akhir pekan selalu pergi untuk sekadar jalan-jalan mencari liburan bersama.

“Karir bukan segalanya, yang segalanya tetap anak. Kebahagiaan anak harus yang paling utama,” papar Christina.

Christina Wulandari pun menyadari, jabatan yang diembannya tentu tak selamanya bakal melekat. Karena itu, ia terus menyiapkan kader-kader muda yang kelak akan menggantikan posisinya, baik itu yag ada di DPC Peradi Sleman maupun LBH Sembada. “Saya selalu berbagi pengalaman dengan teman-teman advokat yang lain,” terangnya. (*)

Jurnalis : Fajar Rianto
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Loading...
Registration