Senin, 18 Februari 2019
Tekno

Diprediksi 15 Tahun Kedepan AI akan Gantikan Pekerjaan Manusia di Dunia

Diprediksi 15 Tahun Kedepan AI akan Gantikan Pekerjaan Manusia di Dunia ILUSTRASI (FOTO: Arabian Business)
Sabtu, 12 Januari 2019 - 14:34

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pakar Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) Cina, Kai Fu Lee memperkirakan 15 tahun mendatang, 40 persen pekerjaan yang ada di dunia disebut bisa dilakukan oleh mesin.

Pemodal ventura (ventura capitalist yang berbasis di Cina ini juga mengatakan, AI akan semakin menggantikan pekerjaan manusia.

"Bukan hanya untuk buruh pabrik (pekerja kerah biru), tetapi juga karyawan kantoran (pekerja kerah putih)," kata Lee seperti dikutip dari CBS News, Jumat (11/1/2019).

"Sopir pribadi, pengemudi truk, atau siapa pun yang bekerja sebagai pengendara roda empat, akan dengan mudah digantikan AI dalam jangka waktu 15 sampai 25 tahun," tambah Lee.

Sejumlah pekerjaan yang tampaknya sedikit rumit, seperti koki, pelayan kafe dan banyak hal di antaranya yang akan menjadi otomatis di toko maupun restoran, dalam 15 tahun, sekitar 40 persen diantaranya AI akan menggantikan pekerjaannya di dunia.

"Saya percaya, AI akan mengubah dunia ini jadi lebih baik dari apa pun dalam sejarah umat manusia. Bahkan listrik sekalipun," tandas Lee dengan penuh semangat.

Menurut dia, salah satu perubahan terbesarnya adalah di bidang pendidikan. Contoh awal penelitiannya, Lee telah membiayai perusahaan-perusahaan yang memasang sistem kecerdasan buatan di ruang kelas terpencil di seantero China.

Lee melakukan hal itu dalam upayanya meningkatkan mutu pembelajaran bagi siswa-siswi sekolahannya jauh dari kota besar di Tiongkok. Disebutkan,  sistem AI itu dirancang untuk mengukur minat dan kecerdasan siswa berdasarkan mata pelajaran.

Lalu bisakah AI semacam itu mengidentifikasi calon penerus bangsa yang genius di muka Bumi ini?

"Itu bisa saja terjadi di masa depan. AI juga bisa membuat profil detail siswa serta mengetahui hambatan yang dialami oleh siswa tersebut. Sehingga guru bisa mempersonalisasi area di mana siswa membutuhkan bantuan," papar Lee. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Berbagai Sumber

Komentar

Loading...
Registration