Senin, 22 April 2019
Politik

Sandi Berjanji Menggerakkan Ekonomi Umat Saat Bersilahturahmi ke Ponpes Al Wahdah

Sandi Berjanji Menggerakkan Ekonomi Umat Saat Bersilahturahmi ke Ponpes Al Wahdah Kunjungan Sandi Uno Ke Ponpes Al Wahdah, Rembang Jawa Tengah (FOTO: BPN For TIMES Indonesia)
Jum'at, 11 Januari 2019 - 18:32

TIMESINDONESIA, REMBANG – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga S Uno (Sandi), menyatakan akan menggerakan ekonomi umat, pemberdayaan pesantren serta mencetak santripreneur jika dirinya dan Prabowo Subianto terpilih memimpin Indonesia pada 2019-2024. Hal ini disampaikannya saat dirinya bersilahturahmi ke Pondok Pesantren Al Wahdah (Ponpes Al Wahdah), Rembang, Jawa Tengah, pada Jumat (11/1/2019).

“Ini menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi Indonesia, yakni reformasi ekonomi umat dan menggerakkan ekonomi rakyat. Untuk itu dibutuhkan pemerintahan yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas dalam menjalankan program ini,” ungkap Sandi dalam keterangan tertulisnya kepada TIMES Indonesia, Rembang, Jumat (11/9/2019).

Menurut Sandi pesantren adalah sektor penting dalam ekosistem perjalanan  ekonomi bangsa ini. Dan peran yang begitu penting dalam menggerakkan ekonomi umat. Hingga kini peran itu masih terasa denyutnya 

Beberapa pesantren sudah mandiri, berdiri sendiri dengan swasembada pangan, enerji bahkan air. 

“Dalam perjalanan menyerap aspirasi, saya melihat beberapa pesantren mampu mandiri memenuhi kebutuhan hidup para santrinya dengan memanfaatkan lahan yang ada. Dari sayur mayur, ikan, tebu hingga air. Bahkan ada yang menggunakan enerji surya untuk memenuhi kebutuhan listrik pesantren tersebut. 

Menurut Sandi, satu persen dari populasi Indonesia menguasai lebih 50 persen ekonomi. Dia berjanji akan mengurangi ketimpangan yang ada. Kebijakan yang sangat liberal, membuat yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Utang semakin besar, dominasi  asing, kepentingan asing semakin terasa. 

“Industri halal berpotensi menghasilkan pendapatan 4000 triliun. Indonesia  masih nomor lima. Ini adalah potensi besar bagi kita dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia Saya akan openi betul pesantren. Republik ini punya utang besar pada pesantren. Pesantren In Shaa Allah akan kami jadikan kawah chandradimuka pemimpin bangsa ini dan mencetak para santri yang menciptakan lapangan kerja bukan mencari kerja,” jelas Sandi. 

Dalam kunjungannya, Sandi diterima dengan hangat oleh pengasuh Ponpes Al Wahdah Gus Affas Baidhowi. Hadir juga KH Najih Maimun Zuber dan KH. Wafi Maimun  dari Sarang, Gus Aam  Wahib Surabaya,  Gus Sholah Banyuwangi. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration