Senin, 18 Februari 2019
Peristiwa - Internasional

Gunung Manam di Papua Nugini Meletus

Gunung Manam di Papua Nugini Meletus Ilustrasi erupsi gunung berapi (Foto: AFP Photo/Charism Sayat)
Selasa, 08 Januari 2019 - 19:00

TIMESINDONESIA, PAPUA NUGINI – Salah satu gunung berapi paling aktif di Papua Nugini, Gunung Manam, Senin (7/1/2019) meletus. "Letusannya berlanjut hingga Selasa pagi," kata perwakilan dari observatorium, Ima Itikarai, seperti dilansir Reuters, Selasa (8/1/2019).

Observatorium Vulkanologi Rabaul mengatakan sebelum terjadi letusan,  serangkaian gempa bumi terdeteksi di sekitar Pulau Manam sehingga memicu sistem peringatan. Setelah itu Gunung Manam beberapa kali meletus.

Pihak berwenang mengatakan pada Selasa 8 Januari 2019 bahwa desa-desa di pulau terpencil tersebut dihujani dengan batu vulkanik.

Pengamatan bersama situs berita setempat, Loop PNG menyatakan, letusan itu berasal dari kawah utama Gunung Manam yang kemudian diikuti dengan semburan lava dan batu pijar.

Papua Nugini memiliki banyak gunung berapi terutama di pulau-pulau termasuk Pulau Manam yang terletak di perairan Laut Bismarck di utara daratan Papua Nugini karena negara ini terletak di persimpangan dua lempeng tektonik.

Pulau Manam adalah kerucut gunung berapi yang menjulang keluar dari laut di utara daratan Papua Nugini dan tercatat pernah meletus beberapa kali dalam sejarah.

Gunung Api Manam yang berlokasi di Pulau Manam tersebut juga pernah meletus dengan skala cukup besar pada November 2004 silam. Akibat letusan itu menyebabkan sekitar 9.000 warga terpaksa dievakuasi dan kemudian dimukimkan di beberapa lokasi di Papua Nugini.

Pihak berwenang mengatakan pada Selasa 8 Januari 2019 bahwa desa-desa di pulau terpencil dihujani dengan batu vulkanik.

Pulau Manam adalah kerucut gunung berapi yang menjulang keluar dari laut di utara daratan Papua Nugini dan tercatat pernah meletus beberapa kali dalam sejarah, dengan aktivitas utama pada November 2004 yang memaksa evakuasi sekitar 9.000 orang. (*)

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Widodo Irianto
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Loading...
Registration