Jum'at, 14 Desember 2018
Peristiwa - Nasional

Bantah Sistem Jebol, Kemendagri Klarifikasi Kasus Penjualan Blanko e-KTP

Bantah Sistem Jebol, Kemendagri Klarifikasi Kasus Penjualan Blanko e-KTP Kapuspen Kemendagri RI, Bahtiar. (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)
Jum'at, 07 Desember 2018 - 11:53

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kapuspen Kemendagri RI Bahtiar tidak membenarkan kasus jual beli blanko E-KTP secara online bisa terjadi lantaran sistem pengamanan di Direktorat Dukcapil jebol. Ia pun menjelaskan duduk persoalan kasus tersebut. 

Menurutnya, blanko E-KTP yang dijual oleh seseorang berinisial 'NI' tersebut diduga merupakan barang hasil curian.  Identitas pelaku lanjut dia, kini sudah terlacak dan masih memiliki hubungan kerabat dengan mantan pejabat Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. 

"Setelah dilakukan pelacakan dan investigasi ditemukan bahwa diduga seseorang berinisial 'NI' yang mencuri blanko E-KTP, sekitar bulan Maret 2018 karena pada tanggal 13 Maret 2018 blanko E-KTP diserahkan ke daerah dan blanko tersebut dicoba dijual sekarang," terang Bahtiar, Jakarta, Jumat (7/12/2018). 

Dijelaskan, pencetakaan E-KTP tidak bisa dilakukan di sembarang tempat, karena harus menggunakan mesin cetak yang sudah diprogram secara khusus, dan diproduksi secara khusus dan terbatas. 

Selain itu,  dalam mencetak E-KTP diperlukan input data dari hasil perekaman data diri, sidik jari dan iris mata. "Hanya jajaran Dukcapil yang punya akses database kependudukan untuk dapat mengisi, menginput data tersebut ke dalam chip blangko E-KTP," ujarnya. 

Bahtiar menambahkan, akses terhadap database kependudukan menggunakan network jaringan yang bersifat privat terbatas bukan jaringan umum. "Jadi tidak benar informasi yang menyatakan bahwa sistem pengamanan E-KTP Jebol. Sistem EKTP memiliki system security yang sangat kuat dan berlapis," tambahnya. 

Disebutkan, bahwa setiap keping blanko E-KTP memiliki User ID atau nomor identitas chip yang membedakan satu dengan yang lain. "Nomor ini tercatat secara sistematis sehingga dapat diketahui dengan mudah keberadaan blanko E-KTP dan yang siapa yang mencetaknya," tegas dia. 

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration