Jum'at, 14 Desember 2018
Peristiwa - Nasional

Mengapa Pil Double L Masuk Kategori Berbahaya? Ini Sebabnya

Mengapa Pil Double L Masuk Kategori Berbahaya? Ini Sebabnya ILUSTRASI: Narkotika. (FOTO: elshinta)
Jum'at, 07 Desember 2018 - 08:18

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penemuan yang kemudian diikuti penyitaan 50.000 butir pil double L yang berkedok Vitamin B1 50 mg atas ketelitian petugas Bandara Abdulrachman Saleh Malang patut diacungi jempol. Tanpa ketelitian dan kejelian petugas di sana, niscaya puluhan pil berbahaya itu beredar dalam bungkus penyalahgunaan. 

Mengapa? Karena modus para pengedar pil-pil yang bisa mengganggu kesehatan sekaligus merusak masa depan bangsa khusus generasi muda Indonesia ini,  menggunakan sejuta cara. Mulai dengan cara yang konvensional hingga yang canggih dengan segala rupa. 

Pil double L (Triheksifenidil HCL)  adalah salah satu jenis obat yang ngetrend akhir-akhir ini disalahgunakan. Obat ini termasuk dalam obat daftar G (Gevaarlijk)  yang artinya berbahaya. Biasanya kelompok Obat G ini hanya bisa dibeli dengan resep dokter. 

Obat ini sebenarnya bukan termasuk ke dalam Narkoba maupun Psikotropika namun merupakan obat keras. Disebut obat keras karena jika pemakai tidak memperhatikan dosis, aturan pakai, dan peringatan yang diberikan, dapat menimbulkan efek berbahaya. Fly, tingkah lakunya tak terkontrol dan sebagainya. 

Di dalam UU no 36 tahun 2009 telah diatur mengenai ketentuan pidana mengenai sanksi bagi para pengedar sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar keamanan dan izin edar. Sediaan farmasi adalah obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetika.

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration