Selasa, 18 Desember 2018
Politik

Survei LSI Denny JA: Enam Isu Media Sosial Untungkan Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Survei LSI Denny JA: Enam Isu Media Sosial Untungkan Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Rilis hasil survei LSI di kantor LSI, Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (6/12/2018). (FOTO: Rahmi Yati Abrar/TIMES Indonesia)
Kamis, 06 Desember 2018 - 18:50

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Peneliti senior Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar memaparkan hasil survei yang dilakukan pada 10-19 November 2018. Dari 10 isu yang ditanyakan langsung kepada responden, enam diantaranya memberikan keuntungan bagi duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Dari 10 isu yang berkembang di media sosial selama 2 bulan, ada enam isu yang untungkan Jokowi dan ada 4 isu yang untungkan Prabowo," kata Rully saat menyampaikan rilis hasil survei LSI 'Dua Bulan Kampanye: Pertarungan Program dan Isu' di kantor LSI, Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, sebuah isu yang terekam di media sosial dapat dihitung surplus ataupun defisit sentimennya bagi kedua pasangan capres. Sebuah isu yang menguntungkan akan memberikan surplus positif terhadap salah satu kandidat.

Adapun isu-isu yang menguntungkan bagi kubu capres nomor urut 01 diantaranya, hoaks Ratna Sarumpaet surplus, Games of Thrones/Winter is Coming, tampang Boyolali, Jokowi gratiskan Suramadu, 4 tahun kepemimpinan Jokowi, dan isu Sandiaga lompat makam.

"Kasus hoaks Ratna Sarumpaet memberikan surplus isu positif paling tinggi untuk Jokowi di media sosial, dimana surplus sebesar 57 persen," papar Rully.

Di sisi lain, berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 1200 responden di 34 Provinsi tersebut, ada empat isu yang menguntungkan bagi duet Prabowo-Sandi. Diantaranya pembakaran bendera tauhid/HTI, politik sontoloyo, politik genderuwo dan janji Esemka.

"Kasus pembakaran bendera tauhid paling banyak memberikan surplus isu positif terhadap Prabowo-Sandi di media sosial, dengan angka 29 persen," pungkas peneliti senior LSI Denny JA tersebut. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration