Jum'at, 14 Desember 2018
Wisata

Tim Ekspedisi Gubernur Kunjungi Objek Wisata Dante Pine, Begini Keindahannya

Tim Ekspedisi Gubernur Kunjungi Objek Wisata Dante Pine, Begini Keindahannya Pengunjung menikmati objek foto yang berada di Dante Pine Kabupaten Enrekang. (FOTO: Rizki Dwi Putra/TIMES Indonesia)
Kamis, 06 Desember 2018 - 15:47

TIMESINDONESIA, ENREKANG – Sebagai daerah yang dikelilingi pegunungan, Kabupaten Enrekang tentu memiliki berbagai objek wisata alam yang eksotis. Tim Ekspedisi Gubernur pun sempat mengunjungi Dante Pine, lokasi wisata di wilayah Sulawesi Selatan ini.

Salah satu objek wisata di kawasan Enrekang yang cukup terkenal salah satunya Buttu Macca. Wisata ini menawarkan panorama alam Gunung Nona dan dikenal dengan wisata spot fotografi kekiniannya.

Dante-Pine-2.jpg

Kini hadir pula objek wisata baru yakni Dante Pine yang teletak di Lingkungan Puncak, Kelurahan Lakawan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Dante Pine objek wisata yang baru buka sekitar setahun lalu cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang hendak menuju Tanah Toraja melalui Jalan Poros Kabupaten Enrekang.

"Alhamdulillah kita baru buka 28 Agustus 2017 lalu antusiasme wisatawan cukup bagus hingga hari ini, bahkan spot foto tarzan swing menjadi spot foto ekstrim yang terkenal di Dante Pine ini selain ada spot lainya yang tentu tidak kalah bagus," ungkap Hardiono, pemuda asli lokal Enrekang selaku pengerak wisata alam Dante Pine.

Obyek wisata Dante Pine, berjarak sekitar 25 Km dari Kota Enrekang atau 255 Km dari Kota Makassar yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk menuju ke obyek wisata tersebut cukup mudah, pasalnya lokasinya tak jauh dari tepi Jalan Poros Kabupaten Enrekang-Tana Toraja.

Sehingga dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan perjalanan sekitar 30 menit saja dari Kota Enrekang.

Untuk bisa masuk ke obyek wisata itu caranya cukup muda dengan membayar Rp 5 ribu per orangnya, wisatawan sudah dapat masuk ke lokasi wisata dan menikmati panorama alam Gunung Nona yang terkenal itu. Serta menikmati sejuknya udara hutan pinus yang ada di dalam lokasi objek wisata Dante Pine. Ada beragam spot fotografi dan juga wahana yang ditawarkan di dalam objek wisata tersebut.

Masuk ke wahana spot foto, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 5 ribu per orangnya dan berfoto di sembilan spot keren yang telah disediakan seperti Rumah Hobbit, Becak cinta, Sendal Raksasa dan lainnya. Sementara jika ingin merasakan sensasi berfoto lebih ekstrem dan keren, pengunjung bisa menaiki wahana permadani atau aladin dan juga wahana zip bike.

Dante-Pine-3.jpg

Berfoto di wahana tersebut pengunjung dikenakan tarif Rp 20 ribu untuk setiap wahana. Bagi yang ingin merasakan sensasi lebih ekstrem lagi pengunjung bisa bermain di wahana Tarzan Swing. Di wahana tersebut pengunjung akan berayun di atas sebuah pohon dengan ketinggian tertentu layaknya di film Tarzan. Tarif untuk sekali bermain di wahana tarzan swing adalah Rp 50 ribu.

Sedangkan bagi pengunjung yang ingin berkemah bersama keluarga atau sahabatnya di bawah hutan pinus, pengelola juga menyediakan zona Camping Ground, cukup dengan membayar Rp 35 ribu pengunjung sudah mendapatkan fasilitas tenda dan berkemah semalam di lokasi tersebut. 

Jika ingin minum kopi Arabika Kalosi Enrekang sambil menikmati panorama alam, pengunjung bisa mendatangi kedai kopi di dalam objek wisata tersebut. 

"Konsep yang kita terapkan adalah konsep lam, jadi kita ingin ajak pengunjung merasakan nikmatnya menyatu dengan alam," kata pengelola, Hardiono kepada Tim Ekspedisi Gubernur, Kamis (6/12/2018).

Ia menambahkan, selama dibuka objek wisata tersebut telah dikunjungi oleh berbagai wisatawan, baik lokal mau pun mancanegara. "Kita berharap ke depan geliat wisata Enrekang makin berkembang sehingga makin banyak wisatwan yang berkunjung ke sini," ujarnya pada tim Ekspedisi Gubernur. (*)

Jurnalis : Rizki Dwi Putra (DJ-202)
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration