Jum'at, 14 Desember 2018
Politik

Prabowo Kesal pada Jurnalis, Kapitra: Tak Ada Kematangan Emosional

Prabowo Kesal pada Jurnalis, Kapitra: Tak Ada Kematangan Emosional Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Kamis, 06 Desember 2018 - 12:15

TIMESINDONESIA, JAKARTAKapitra Ampera menanggapi sikap calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang kesal dan mengkritik para jurnalis dan media. Menurutnya, hal itu menunjukkan tidak adanya kematangan emosional dari pasangan duet Sandiaga Uno tersebut.

"Saya lihat tidak ada kematangan emosional sebagai seorang pemimpin," kata Kapitra saat dihubungi TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) (timesindonesia.co.id), Kamis (6/12/2018).

Kapitra menyebut, wajar bila tidak semua orang akan suka dengan kita. Namun sebagai pemimpin jika nanti Prabowo terpilih dalam Pilpres 2019, ia harus mampu mengayomi dan memberikan keadilan pada semua orang.

"Baik kepada yang memilih atau tidak memilih kita (dalam hal ini Prabowo), yang suka atau tidak suka," tukasnya.

Dengan sikap yang seperti ini lanjut Kapitra, Prabowo justru akan dicap emosian dan arogan. "Kalau begini bisa otoriter nanti pemerintahan yang seperti ini. Dan ini sudah sering sekali, beberapa bulan ini kan sudah sering sekali dia memperlihatkan kemarahannya," tandas Kapitra yang juga Caleg PDIP itu.

Sebelumnya, Prabowo mengkritik jurnalis saat pidato Peringatan Hari Disabilitas Dunia di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (5/12/2018). Dalam pidatonya Prabowo menyebut, jurnalis sekarang ini adalah antek yang akan merusak NKRI.

"Jadi saya katakan hey jurnalis kalian tidak berhak sandang sebagai jurnalis. Saya katakan mulai sekarang jangan lagi hormati mereka karena mereka semua antek," geram Prabowo.

Kekesalan ini berawal dari aksi Reuni 212 yang berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12) lalu. Dimana Prabowo menilai jutaan masa yang hadir hanya diberitakan ribuan oleh media massa. Ia menyebut ada upaya memanipulasi demokrasi yang dilakukan oleh beberapa media yang menganggap dirinya objektif. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration