Selasa, 18 Desember 2018
Opini

Coaching Clinic NBA, Lebih dari Sekadar Sharing Ilmu Basket

Coaching Clinic NBA, Lebih dari Sekadar Sharing Ilmu Basket Adi Jiwandono, menjadi peserta Coaching Clinic yang digelar NBA di Kota Kediri. (FOTO: Istimewa)
Rabu, 28 November 2018 - 13:48

TIMESINDONESIA, MALANG – Pelaksanaan coaching clinic National Basketball Association (NBA) yang digelar Pemerintah Kota Kediri dan Pemprov Jawa Timur bekerjasama NBA di Kota Kediri Sabtu (23/11/2018) lalu membawa kesan luar biasa dari peserta.

Seperti yang diutarakan oleh Adi Jiwandono, pelatih basket SDK Marsudisiwi Kota Malang. 

Kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), penggemar klub basket Chicago Bulls ini memaparkan kegembiraannya bisa menjadi peserta pelatihan yang digelar oleh Tim coach Jr. NBA. Berikut ceritanya.

Pertama kali saya membaca selebaran Jr.NBA, saya sangat tertarik sekali untuk mengikutinya. Menurut saya, ini adalah program yang luar biasa dan sangat bagus sekali untuk perkembangan bola basket di Indonesia. 

Basket-MBA.jpg

Karena program ini dikhususkan untuk para guru olahraga di Indonesia agar mengenal dan memahami apa itu bola basket dari sejarah bola basket, dasar pelatihan, materi pelatihan, daftar pelatihan, sampai individual drills. 

Bahkan setelah pelatihan sehari ini para guru masih bisa terus berhubungan dengan Jr. NBA dengan melaporkan kegiatan latihan siswanya berupa laporan harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. 

Di situ para guru akan termotivasi untuk melaporkan kegiatannya karena yang terbaik akan mendapatkan reward dari Jr.NBA.

Dari pelatihan sehari itu saya mendapatkan banyak ilmu dari semua yang saya lihat dan saya dengar di sana. 

Bagaimana kita berinteraksi dengan siswa sehingga siswa bisa senang dalam latihan, apa yang harus diutamakan dalam latihan usia dini, bagaimana siswa harus benar benar menirukan gerakan yang dicontohkan dengan benar. 

Basket.jpg

Selain itu, pelatihan ini mengajarkan bagaimana kita bisa menumbuhkan rasa sportivitas dan kejujuran, menanamkan rasa percaya diri dan mengajarkan mereka agar saling menghormati. 

Dan dari latihan itu akan membantu kebiasaan sehat di sepanjang hidup mereka juga aktif dalam segala bidang di sekolah maupun diluar sekolah. 

Sikap aktif ini juga akan menjadi dasar perkembangan atletik di dalam dan di luar permainan bola basket.

Dengan adanya program ini semoga perbolabasketan Indonesia semakin maju dan berkembang, dan akan ada pemain pemain basket di Indonesia nantinya akan bisa bermain di kompetisi bola basket sekelas NBA(*)

Penulis: Adi Jiwandono, guru olahraga/pelatih basket di SDK Marsudisiwi Kota Malang. 

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

Jurnalis :
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration