Peristiwa - Nasional

Soal MLB PBNU, Gus Sholah: Sama Sekali Tak Benar, Tak Dibahas di Halaqah

Soal MLB PBNU, Gus Sholah: Sama Sekali Tak Benar, Tak Dibahas di Halaqah Gus Sholah. (FOTO: Republika)
Kamis, 15 November 2018 - 08:26

Ucapan inilah yang dibantah keras Gus Sholah. Cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari ini menganggap statemen itu pendapat pribadi Choirul Anam, sama sekali bukan suara peserta halaqah.

Selama ini Choirul Anam memang kerap melontarkan pernyataan-pernyataan berseberangan yang berkaitan dengan NU. Mantan Ketua Umum Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) ini sering berseberangan dengan pengurus PBNU. 

PKNU yang pernah dipimpin Choirul Anam sendiri dideklarasikan di Tuban, Jawa Timur, pada 30 Maret 2017. Karena kurang mendapat dukungan warga Nahdliyin, akhirnya PKNU berfusi ke Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto pada 17 Februari 2013. Sampai sekarang PKNU menjadi sayap bagi Partai Gerindra untuk mendulang suara NU. Termasuk pada Pilpres 2014 dan 2019 ini. 

Tiga Hasil Halaqah

Gus Sholah mengungkapkan, dalam Halaqah ke-2 di Tambak Beras itu, ada tiga poin penting yang dihasilkan. 

Pertama, akan silaturrahmi ke kiai-kiai sepuh untuk meminta restu dan nasihat berkaitan gerakan komite khittah. Kedua, komite khittah tidak ada urusan dengan dukung-mendukung dalam Pilpres dan tetap dalam posisi di tengah.

Ketiga, meminta semua bersikap santun dalam menyampaikan gagasan dan pendapat, sekaligus mengedepankan akhlakul karimah.

Selain Gus Sholah, tampak hadir dalam halaqah ke-2 itu, Prof Aminuddin Kasdi, Prof Ahmad Zahro, KH Suyuti Toha dari Banyuwangi, Prof Nasihin Hasan dari Jakarta, KH Maimun dari Sumenep.

Tampak pula Gus Muzammil dari Yogyakarta, Tengku Bulkaini dari Aceh, KH Musthofa Abdullah dari Bogor,  Gus Endang Muttaqin dari Tangerang, KH Zainal (Jawa Tengah).

Acara tersebut diisi dengan sambutan dari Prof A Zahro, Gus Hasib, dan sejumlah kiai sepuh kultural, yang juga ikut andil dalam memberikan pendapat dan gagasan dalam acara Halaqah Ke-2 Dzurriyah Muassis NU tersebut. (*)

Jurnalis : Ferry Agusta Satrio
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Loading...
Registration