Rabu, 21 November 2018
Peristiwa - Daerah

Pemkab Bondowoso Sebut Kopi Bondowoso Mampu Menghidupi Masyarakat

Pemkab Bondowoso Sebut Kopi Bondowoso Mampu Menghidupi Masyarakat Suasana acara Fasilitasi E-Commerce Produk Kopi, yang bekerja sama dengan Ditjen PDT, di Sabha Bina (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Jum'at, 09 November 2018 - 23:29

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Setelah dideklarasikan sebagai BRK (Bondowoso Republik Kopi) 2016, Kopi Bondowoso mulai dikenal hingga ke mancanegara. Asisten II Pemkab Bondowoso Agus Suwardjito menyebut bahwa kopi telah menghidupi sebagian masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam acara Fasilitasi E-Commerce Produk Kopi yang bekerja sama dengan Ditjen PDT di Sabha Bina, Jum'at (9/11/2018).

Menurutnya, kerja keras selama ini tidak sia-sia. Ekspor kopi perdana tahun 2011 lalu yang hanya satu kontainer meningkat menjadi 43 kontainer pada tahun 2016.

Masih menurutnya, pada tahun 2017 sektor pertanian dan perkebunan menyumbang 38 persen pada PDB di Bondowoso.

“Perkebunan kopi rakyat seluas hampir 14 ribu hektare juga telah memberi manfaat pada masyarakat,” katanya di depan puluhan pelaku kopi di Bondowoso yang hadir dalam acara tersebut.

Di antaranya, lanjut dia, peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tercermin pada pengeluaran per kapita penduduk Bondowoso yang mencapai Rp 11 juta per tahun.

Di samping itu, imbuh dia, Indikasi Geografis atau IG juga telah diraih oleh Kopi Arabika Java Ijen Raung yang semakin memantapkan nilai tawar kopi Bondowoso di hilir.

Bahkan, dalam pengembangannya Pemkab Bondowoso juga telah memiliki peta jalan transfer Kopi Bondowoso sebagai pedoman dalam upaya mengembangkan produksi kopi BRK (Bondowoso Republik Kopi) yang terbagi menjadi tiga tahap mulai 2011 hingga 2025. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration