Rabu, 21 November 2018
Peristiwa - Daerah

Usai Longsor, Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Dibuka

Usai Longsor, Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Dibuka Ilustrasi longsor
Jum'at, 09 November 2018 - 16:57

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Ruas jalan yang menghubungkan Trenggalek dengan Ponorogo tepatnya di kilometer 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, pada hari ini tepat pukul 10.00 dibuka kembali. Setelah pada Kamis malam ditutup total karena terjadinya longsor.

Material longsor tersebut sempat menimpa sebuah truk bernopol polisi AG 8231 UI yang melintas jalur tersebut. Yang mengakibatkan sopir dan kenek truk harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Informasinya tadi mulai jam 10 pagi jalan sudah dibuka,’’ kata AKP Edi Suyono, Kapolsek Sawoo.

Dia mengungkapkan, rencananya pada pukul 17.30 jalur nasional itu ditutup kembali sampai pagi. Ini dilakukan karena jalur ini tidak memiliki penerangan yang memadai, dikhawatirkan longsor susulan akan mengancam para pengguna jalan.

Baru sekitar pukul 05.00 pagi akan dibuka kembali. Pada saat jalur ditutup, pihaknya mengalihkan arus lalu lintas dari jalur utama ke jalur alternatif.

Tetapi jalur alternatif tersebut hanya bisa dilalui oleh sepeda motor saja, dikarenakan kondisi jalan yang licin. Sedangkan untuk roda empat terpaksa harus mengantri saat jalur utama dibuka.

"Dihimbau untuk masyarakat untuk berhati-hati dan waspada, informasi bisa berubah sewaktu-waktu melihat kondisi jalan dan cuaca,’’ katanya. 

Menyusul dengan mulainya musim penghujam ini, dalam dua minggu terakhir, longsor berulang kali terjadi di jalur utama Trenggalek-Ponorogo ini. Reruntuhan material tanah bercampur dengan batu berulangkali ambrol yang mengakibatkan menutup badan jalan.

Sejumlah alat berat dari Kementrian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) disiagakan disekitar lokasi. Guna untuk melakukan proses pembersihan jalur pasca longsor terjadi lagi. (*)

Jurnalis : Pamula Yohar C
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration