Rabu, 21 November 2018
Peristiwa - Daerah

Ini Makna Hari Pahlawan Menurut Ketua GP Ansor Bondowoso

Ini Makna Hari Pahlawan Menurut Ketua GP Ansor Bondowoso Kapriyanto (tiga dari kiri) ketua PC GP Ansor Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Jum'at, 09 November 2018 - 14:53

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Jasa pahlawan Republik Indonesia, harus selalu dikenang. Makanya, Hari Pahlawan Nasional, selalu diperingati setiap 10 November, sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan. Sementara setiap individu memiliki cara sendiri memaknai hari Pahlawan, termasuk Ketua GP Ansor Bondowoso, Kapriyanto.

Menurutnya, kader pemuda pergerakan, harus selalu ingat arti penting hari Pahlawan. Dimana pada 10 november merupakan hari bersejarah bagi pemuda, khususnya Gerakan Pemuda Ansor.

"Ada peristiwa yang sangat bersejarah, bagi kader NU sebelum terjadinya pertempuran 10 November tersebut,  yaitu adanya fatwa Resolusi Jihad, yang didawuhkan pendiri NU, Syekh KH Hasyim Asyari padad tanggal 22 oktober,” katanya, Jumat (9/11/2018).

Kemudian, kata dia, dilanjutkan sumpah pemuda 27-28 oktober 1928. Hal ini, lanjut dia, menjadi bukti nyata, bahwa pendiri, serta kader NU menjadi benteng besar berdirinya NKRI.

Apalagi, lanjut dia, isi Resolusi Jihad, mewajibkan kader NU, umunnya umat Islam  mengangkat senjata untuk melawan penjajahan belanda dan sekutunya, yang ingin menjajah kembali Negara Indonesia.

Masih manurutnya, hari bersejarah tersebut harus dijadikan motivasi hidup dalam bermasyarakat, untuk mengusir penjajah dalam dimensi yang berbeda.

“Seperti halnya saat ini, kita selaku kader pergerakan harus peka kondisi lingkungan, termasuk adanya faham-faham radikal, hoax, serta menurunnya idealisme pemuda,” imbaunya.

Dia juga memaparkan, keberhasilan suatu negara bisa dilihat dari kualitas pemudanya, karena pemuda memiliki peran yang sangat vital di lingkungn masing-masing.

“Kami selaku PC GP Ansor Bondowoso akan selalu melestarikan warisan-warisan dari para pendiri NU, kami berkomitmen untuk selalu mempengaruhi masyarakat khusunya pemuda untuk selalu melakukan perubahan dalam hal positif,” tegasnya. 

Misalnya, jelentereh dia, menjaga kerukunan, menjaga kemajemukan, berani membela yang benar. Tentu, harus ditopang kemandirian dan keilmuan yang baik pula.

Pihaknya berharap, selain memperingati Hari Pahlawan Nasional, PC GP Ansor Bondowoso bisa menjadi nahkoda pemuda yang mengiringi pemerintahan, yang daulat adil dan makmur. Serta menjunjung tinggi, sifat pahlawan Republik Indonesia. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration