Rabu, 21 November 2018
Wisata

Desa Wisata Bunga Abadi Edelweiss Wonokitri Diluncurkan

Desa Wisata Bunga Abadi Edelweiss Wonokitri Diluncurkan Bunga Abadi Edelweiss di kawasan Bromo Tengger Semeru yang kini bisa dibudidayakan. (FOTO: istimewa)
Jum'at, 09 November 2018 - 15:27

TIMESINDONESIA, MALANG – Konsep Desa Wisata "Bunga Abadi" Edelweiss di kaki gunung Bromo akan diluncurkan pada Jumat (10/11/2018) besok, bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan. 

Bunga edelweiss adalah ikon wisata Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Bunga yang wanginya boleh dikatakan sepanjang masa ini sudah menjadi ciri khas masyarakat suku Tengger. 
 
Bunga inilah yang digunakan sebagai kebutuhan adat yang biasanya diambil dari TNBTS untuk upacara adat,  seperti leliwet, entas-entas, dan karo. Karena sering dipetik dan dikhawatirkan punah, maka pemerintah mengeluarkan undang-undang perlindungannya, yakni UU No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Disitu disebutkan sanksi bagi para pemetik edelweiss tegas, yakni pidana penjara paling berat lima tahun dan denda paling besar Rp100 juta bagi siapa saja yang memetik atau mencabut bunga edelweiss. Ini memang menjadi permasalahan yang besar bagi masyarakat Tengger di sekitar Bromo yang selama ini, turun temurun menggunakan edelweiss sebagai pelengkap upacara adat.

Karena ada UU itulah, BB TNBTS bersama Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta lantas membudidayakan edelweiss di luar kawasan TNBTS dengan melibatkan masyarakat Wonokitri untuk memenuhi kebutuhan adat mereka. 

Jurnalis : Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration