Rabu, 21 November 2018
Politik

AR Baswedan Jadi Pahlawan Nasional, TKN Jokowi: Bukan untuk Rebut Suara Anies Baswedan

AR Baswedan Jadi Pahlawan Nasional, TKN Jokowi: Bukan untuk Rebut Suara Anies Baswedan Jubir TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. (FOOT: TKN for TIMES Indonesia)
Kamis, 08 November 2018 - 19:25

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin menegaskan, penganugerahan gelar pahlawan kepada kakek Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, AR Baswedan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan untuk mendapatkan suara Anies di Pilpres 2019.

Menurut Juru Bicara TKN, Arya Sinulingga, AR Baswedan layak dianugrahi gelar pahlawan nasional karena jasanya bagi bangsa dan negara. "Kakeknya Mas Anies itu kita lihat, ternyata memenuhi untuk pahlawan," ujar Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).

Kakek Gubernur Anies Baswedan itu merupakan salah satu tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia yang turut berjuang membentuk negara Republik Indonesia.

AR Baswedan kini sudah menjadi satu dari enam tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional di era pemerintahan Presiden Jokowi. "(Ini) menunjukkan bahwa Pak Jokowi ini tidak punya sentimen pribadi. Bisa saja dia, kalau dijadikan pahlawan emang (suara) mas Anies langsung pindah, enggak. Jadi ini emang menunjukkan bahwa Pak Jokowi ya kalau itu memang layak ya harus dikasih (gelar pahlawan nasional), tidak boleh ditunda-tunda," tandas Arya, Jubir TKN duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration