Rabu, 21 November 2018
Pendidikan

Santri SMAU Genggong Harumkan Indonesia dalam Engineering Science Internasional 

Santri SMAU Genggong Harumkan Indonesia dalam Engineering Science Internasional  Susana ketika tim SMAU Haf-sa di Kuala Lumpur, Malaysia. (FOTO: ISTIMEWA for TIMES Indonesia)
Kamis, 08 November 2018 - 10:10

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Empat santri SMA Unggulan Haf-sa Zainul Hasan Genggong mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) 2018, santri asal Probolinggo, Jawa Timur ini masuk dalam tiga besar. Menyisihkan 400 delegasi lain, dari 5 negara se- Asia.

Lomba bergengsi itu, digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (4/11/2018) lalu. Dua tim tekno terapan yang dikirim, sama-sama berhasil menjadi 10 tim terbaik ketiga. Melihat banyaknya peserta yang mencapai 400 tim, prestasi ini cukup baik. Dalam ajang ini, ada 10 sekolah dari indonesia. Selebihnya, berasal dari lima negara. Yakni, dari China, Hongkong, Thailand, Singapore dan Philipina.

SMAU-Genggong-b.jpg

Dua tim dari SMAU itu, meliputi tim smart parking yang diisi Muhammad Arifin dan Sinta Darma Oktaviani. Mereka sama-sama dari kelas XII SMAU. Tim kedua, tim kontrol-monitoring banjir dengan kontrol pintu otomatis, oleh Rosida Aprilia Mardiana dan Dewi Lestari yang sama-sama kelas XI SMAU.

Tim ini mampu mengharumkan nama Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, di kancah internasional. Sebagai terbaik ketiga, dua tim ini berhak mendapatkan medali perunggu. Sedangkan terbaik pertama dan kedua banyak dari China dan Hongkong.

“Tidak kusangka sesederhana ini. Tim SMAU bisa juara III. Alhamdulillah, dengan penuh ikhtiar, SMA Unggulan Haf-sa mampu mempersembahkan inovasi kepada dunia,” kata guru pembina tekno terapan, Ustadz Muhammad Nizar, Kamis (8/11/2018), sepulang dari Malaysia.

Hasil tersebut, jauh di luar dugaan. Karena kompetitornya dari sejumlah negara di Asia. Namun demikian, perjalanan dua tim ini untuk dapat berlomba di tingkat internasional harus melalui proses panjang.

Sebelumnya, tim ini mengikuti event inovasi daerah. Gelaran Bappeda Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya, tim SMA Unggulan Haf-sa Zainul Hasan Genggong ini juga berkompetisi di tingkat nasional. Hasilnya, dalam event internasional itu, tim berhasil meraih medali emas dan mendali silver. Dari prestasi itulah, tim ini kemudian diikutsertakan dalam KLESF 2018 di Malaysia. (*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Registration