Kamis, 22 November 2018
Peristiwa - Internasional

Megawati Ajak Semua Negara Asia Dorong Perdamaian Korea

Megawati Ajak Semua Negara Asia Dorong Perdamaian Korea Megawati Soekarnoputri (baju ungu) (FOTO: Istimewa)
Rabu, 07 November 2018 - 15:46

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengajak negara-negara di Asia untuk bersama-sama mendorong proses perdamaian Korea Selatan dan Korea Utara di Semenanjung Korea. 

Megawati menyebut bahwa Semenanjung Korea ini sebagai "the peninsula of the sovereignty of Asian nation". Atau semenanjung kedaulatan negara-negara Asia.

Hal itu disampaikan oleh Megawati ketika menjadi pembicara dalam forum internasional The KOR-ASIA Forum 2018 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Rabu (7/11/2018)

Kata Megawati, dirinya sampai meneteskan airmata ketika pada 27 April lalu, pemimpin Korea Selatan dan Korea Utara sepakat menandatangani Deklarasi Panmunjon untuk Perdamaian, Kemakmuran dan Persatuan Semenanjung Korea. 

Baginya, sejarah baru sudah dituliskan, bukan hanya bagi kedua Korea, tapi bagi bangsa di Asia. "Bagi saya, Semenanjung Korea adalah semenanjung kedaulatan bangsa Asia," ucap Megawati.

Setelah perdamaian di Semenanjung Korea tercapai, lanjut Megawati, tugas berikutnya untuk Asia adalah terus menerus mengawal dan mengisi perdamaian. Dan itu dilakukan tanpa membatasi diri pada hal-hal yang terjadi semata-mata di benua Asia. 

"Tak ada lagi negara dan bangsa dapat mengucilkan diri dari bangsa-bangsa lain. Urusan dan masalah dunia adalah juga urusan dan masalah Asia. Masa depan Asia bergantung pada pemecahan masalah internasional yang multidimensi," bebernya.

Karena itu, perdamaian di Semenanjung Korea sebaiknya memang menjadi simbol persatuan bagi bangsa-bangsa Asia. Yang bersatu karena sikap bersama untuk secara aktif terlibat dalam memberikan sumbangan positif bagi perjalanan umat manusia.

"Tugas kita selanjutnya untuk tetap menggalang persatuan, tak hanya di Asia tetapi juga dengan bangsa-bangsa lain, khususnya Afrika. Asia-Afrika," papar Ketua Umum PDI Perjuangan itu.

Dikatakan, Asia-Afrika bisa bersatu karena ketidaksetujuan terhadap rasisme, terorisme dan radikalisme, perdagangan manusia dan narkotika. Juga karena kesepakatan bersama untuk menentang kejahatan moneter internasional. 

Asia-Afrika akan tetap memperkuat persatuan untuk menghadapi dan mencari solusi bagi perubahan iklim global dan isu-isu lingkungan hidup. Bersatu untuk melahirkan pembangunan yang menciptakan kemakmuran bagi warga dunia.

"Terima kasih para pemimpin dan rakyat Korea Utara dan Korea Selatan. Anda sekalian telah menginspirasi Asia-Afrika dan dunia bahwa tak ada tugas lebih besar yang lebih penting dari memupuk sebuah perdamaian," tandas Megawati Soekarnoputri. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration