Rabu, 21 November 2018
Wisata

Kunjungan Museum di Yogyakarta Rendah

Kunjungan Museum di Yogyakarta Rendah Museum Sonobudoyo Kota Yogyakarta (FOTO: Bon Voyage Jogja)
Senin, 05 November 2018 - 21:04

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi yang memunyai museum terbanyak di Indonesia. Pada 2016, berdasarkan data Badan Pengurus Museum DIY tercatat ada sebanyak 33 museum. Baik yang dikelola oleh swasta, pemerintah, maupun yayasan. Ironisnya, banyaknya museum tak sepadan dengan jumlah kunjungan wisatawan. Setidaknya, hanya 50 persen museum yang sering dikunjungi wisatawan. 

“Jumlah kunjungan museum minim karena peran manajemen dalam pemasaran belum maksimal,” kata Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogykarta, Ayu Helena Cornellia dalam disertasinya untuk memperoleh gelar doktor di Pascasarjana UGM.

Ada tiga museum yang menjadi obyek penelitiannya. Yakni, Museum Pendidikan Indonesia, Museum Sonobudoyo Kota Yogya, dan Museum Gumuk Pasir Parangtritis Kretek Bantul.

Ayu-Helena-Cornellia.jpg Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta, Ayu Helena Cornellia. (FOTO: Humas UGM/TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id))

Menurut Helena, kunjungan ketiga museum belum maksimal karena belum memunyai model atau panduan tertulis dan terencana untuk pemasaran museum. Terdapat sejumlah halangan yang dihadapi pihak manajemen museum dalam pengembangan pemasaran museum. 

Salah satunya adalah minimnya dukungan dari pemerintah dalam bentuk dana, kebijakan, SDM, dan infrastruktur. Padahal, rencana pemasaran sangat penting dalam penerapan program pemasaran baik secara online ataupun offline.

Kunjungan museum rendah karena belum ada perhatian khusus terhadap pengadaan tenaga pemasaran museum dan belum pernah ada rencana pemasaran secara baik dan tertulis,” papar Helena. (*)

Jurnalis : Fajar Rianto (MG-47)
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Registration