Rabu, 21 November 2018
Opini

OPINI: Menuju "NTB Gemilang" Mampu-kah?

OPINI: Menuju Suaeb Qury, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor NTB 2010 - 2014. (Grafis: Dena/TIMES Indonesia)
Senin, 05 November 2018 - 17:05

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Melihat  sejenak  gaya baru  penampilan Gubernur  NTB Dr. H. Zulkifliemansyah atau Dr.Zul yang selalu menampilkan dirinya dengan apa adanya. Mengingatkan kita pada apa yang dilakukan oleh Gubernur NTB sebelumnya Tuan Guru Bajang (TGB), kesederhanaan, berwibawa dan karismatik.  

Tampilan TGB yang membawa dua jargon Ulama dan Umara, menandai setiap keputusan dan kebijakan selalu mengedepankan sikap toleran, kehati-hatian dan bijaksana pada setiap pengambilan keputusan.

Sama halnya juga   dalam meresepon berbagai isu dan masalah yang berkaitan langsung dengan birokrasi dan  kemasyarakat  di NTB. Mengapa penting arti sebuah performen seorang pemimpin sebuah bangsa atau daerah, tentu jawabannya sangat sederhana yakni dari tanpilan dan performen seorang Gubernur  mencerminkan sikap dan tidak dalam pengambilan kebijakan dan keputusan politik. 

Rekam  jejak  keseharian Gubernur NTB  Dr. H. Zulkifliemansyah dalam menjalankan roda Pemerintahan yang belum genap 100 hari, sebagaimana biasanya janji kerja 100 hari Gubernur baru selalu mengambil pilihan-pilihan jargon yang menjadi rujukan kerja dalam 5 tahun ke depan.  Dan sembari  menunggu  penetapan RPJMD  yang  menjadi panduan dalam menjalankan roda pemerintahan daerah selama 5 tahun ke depan. 

Sebagaimana yang diatur dalam  Undang-Undang Pemerintahan  Daerah Nomor 23 2014  dan Kepmendagri 86 tahun 2017,  yang mengatur tata cara perencanaan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah, rencana pembangunan daerah, dan  tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah  serta  rencana kerja daerah jangka panjang dan rencana jangka menengah daerah.

Jurnalis : Anugrah Dany Septono
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Registration